Ketika Sang Raja Demam Baju Pink

Ketika Sang Raja Demam Baju Pink

- detikNews
Rabu, 05 Des 2007 10:55 WIB
Ketika Sang Raja Demam Baju Pink
Bangkok - Warna merah jambu alias pink kini tengah digemari Raja Thailand Bhumibol Adulyadej. Alhasil, jutaan warga Thailand pun ikut keranjingan demam serba pink.

Demam warna pink ini mulai mencuat bulan November 2007. Saat itu, Raja Bhumibol dirawat di rumah sakit karena mengalami gangguan aliran darah ke otak. Sekitar 4 minggu dirawat, dia muncul di hadapan publik dengan mengenakan jas warna pink dan celana hitam.

"Saya mengenakan pink pada hari itu dan rakyat sangat tertarik. Saya sudah tua, namun saya tidak ingin mengenakan pakaian yang membosankan. Jika saya tetap memakai seragam, itu akan membosankan. Saya harus memakai pakaian warna lainnya, seperti kuning dan pink," kata Raja Bhumibol seperti diberitakan AFP, Rabu (5/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selanjutnya, pink dianggap menjadi simbol kesehatan sang Raja. Dalam sekejap, warna itu menjadi cita rasa fashion terbaru warga negeri Gajah Putih itu.

"Saya bermaksud mengenakan pink setiap hari sampai akhir tahun ini, dan tahun depan juga, untuk berkah bagi Raja," kata seorang pebisnis Bangkok, Prapa Suwankul.

Wanita 68 tahun itu ditemui saat membeli 4 kaus polo berwarna pink. "Saya ingin Raja senantiasa sehat," ujarnya.

Kekuatan pink tidak hanya melanda para wanita. Demam yang satu ini juga melintasi batas jender. Seperti yang terjadi pada seorang karyawan bernama Sompote Traiputtitham.

"Sebagai seorang pria, saya tidak berpikir mengenakan pink. Sebagai warga Thailand, saya akan melakukan apa pun di mana saya bisa mengekspresikan rasa hormat saya kepada yang mulia, karena saya mencintainya dan menaruh kepercayaan padanya," kata pria 43 tahun ini.

"Saya sudah memiliki satu kaus, namun saya ingin punya satu lagi, jadi saya bisa sering mengenakan baju pink. Saya dengar warna ini bagus untuk kesehatan Raja," imbuh Traiputtitham.

Tren fashion dari Raja Bhumibol sebenarnya sudah mulai mencuat tahun lalu. Tepatnya, pada hari-hari menjelang perayaan 60 tahun Raja Bhumibol bertahta, sebagai raja yang paling lama berkuasa di dunia.

Saat itu, pakaian warna kuning dikenakan Raja Bhumibol setiap Senin, hari dilahirkannya sang Raja. Kebiasaan ini berlanjut di kalangan politisi dan pembaca berita. Tren mengenakan kuning setiap hari Senin itu terus meluas di kalangan pekerja kantor hingga pedagang kaki lima.

Laris Manis

Akibat demam pink ini, penjual pakaian berwarna pink di Thailand diserbu konsumen. Kaus pink yang paling populer adalah yang dijual toko Phufa, yang dimiliki oleh anak perempuan Bhumibol, putri mahkota Maha Chakri Sirindhorn.

Bulan lalu, 2 toko Phufa di Bangkok berhasil menjual sekitar 40 ribu kaus. Sementara 20 ribu dijual menjelang ulang tahun Sang Raja ke-80 yang jatuh pada hari ini.

"10 Ribu kaus pink pertama laku dalam 2 jam. Permintaan warga lebih dari yang kami perkirakan," kata seorang karyawan toko Phufa cabang Bangkok, Suchart Thongs.

"Warga mulai mengantre saat kiriman baru kaus pink tiba. Sebagian dari mereka bahkan berada di sini sejak pukul 4 dan 5 dinihari," imbuhnya.
(fiq/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads