Calon Panglima TNI Ingin RI Punya Sekolah Perang

Calon Panglima TNI Ingin RI Punya Sekolah Perang

- detikNews
Rabu, 05 Des 2007 10:55 WIB
Calon Panglima TNI Ingin RI Punya Sekolah Perang
Jakarta - Calon Panglima TNI, Jenderal Djoko Santoso, tidak ingin RI bernasib seperti Irak yang hancur dibombardir pasukan AS dan sekutunya karena warganya tidak siap berperang. Wacana sekolah perang pun disampaikannya dalam fit and proper test yang digelar Komisi I DPR.

Sekolah perang itu dibeberkan Djoko yang kini masih menjabat KSAD saat dia menjelaskan misi dan visinya sebagai Panglima TNI nanti.

Fit and proper test
yang berlangsung di ruang rapat Komisi I DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (5/12/2007) itu dipimpin Ketua Komisi I Theo L Sambuaga.

Sekolah perang di masa depan, kata Djoko, sangat penting. Sekolah itu bisa dikelola Departeman Pertahanan, di mana semua kalangan termasuk masyarakat umum bisa terlibat dalam latihan di sekolah itu untuk meningkatkan sistem pertahanan keamanan rakyat semesta (hankamrata).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saat ini TNI AD sedang mengambangkan pemikiran ke arah sana, tentang kemungkinan adanya serangan seperti kasus Irak yang diserang koalisi tanpa perlawanan," tutur Djoko.

Selain sekolah perang, Djoko juga menyentil soal reformasi internal di tubuh TNI. Pada hakikatnya, kata dia, reformasi internal TNI menjadi tekad dan komitmen TNI untuk membenahi struktur dan institusi TNI.

Hal ini dilakukan secara konseptual untuk menata kembali fungsi dan tugasnya, termasuk meningkatkan profesionalisme. "Untuk itu TNI akan tetap melanjutkan reformasi internal yang dilakukan dengan mengubah doktrin TNI dari Tri Dharma Catur Dharma menjadi Tri Dharma Eka Karma," katanya.

Tidak hanya itu, reformasi yang kini sedang berjalan juga menyangkut struktur, menghilangkan fungsi sospol dan mengubah kultur prajurit. Dalam hal ini terkait pola pikir maupun sikapnya, termasuk bagaimana meningkatkan profesionalisme dan kesejahteraan prajurit.

Dia juga menyampaikan, misi TNI ke depan tetap berorientai pada rancangan strategis tahun 2005-2009 dan postur TNI 2005-2024.

(umi/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads