"Ketinggian air 17 centimeter di stasiun itu. Merendam peralatan elektronik seperti wessel. Jadi lampu di monitor padam," ujar Kahumas Daops I dan Divisi Jabodetabek Akhmad Sujadi ketika dihubungi detikcom, Rabu (5/12/2007).
Hingga pukul 08.10 WIB, lanjut dia, air pun belum terpantau surut di stasiun itu. Sehingga beberapa KRL yang melintas tidak bisa lewat. "Hanya sampai stasiun Angke saja," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hal tersebut menurut Sujadi, karena gubug-gubug liar di sekitar Stasiun Kampung Bandan menutup saluran drainase. Saluran drainase yang tertutup membuat air yang tergenang tidak bisa mengalir ke sungai.
"Gubug-gubug liar itu harus dibongkar. Jumat 7 Desember 2007 akan rapat bersama Pemkot DKI Jakarta, untuk menentukan rencana pembongkaran gubug-gubug itu," kata dia. (nwk/nrl)











































