Zulkifli Moeslim Jadi Kepala Bandara Polonia 3 Hari

Zulkifli Moeslim Jadi Kepala Bandara Polonia 3 Hari

- detikNews
Selasa, 04 Des 2007 19:37 WIB
Zulkifli Moeslim Jadi Kepala Bandara Polonia 3 Hari
Medan - Jika tidak ada aral melintang, Zulkifli Moeslim akan segera menerima surat keputusan tentang berakhirnya masa tugas sebagai pelaksana tugas Kepala Bandara Polonia Medan. Jika surat itu diterima, dia menjadi pejabat kepala bandara Polonia dengan masa jabatan terpendek, hanya tiga hari.

Zulkifli Moeslim, pria yang bersahaja. Badan kurus tinggi, dan murah senyum. Ketika mengabarkan keputusan tentang penggantiannya, pria berusia 54 tahun ini malah menyampaikannya dengan senyum bahagia.

"Namanya diperintahkan, saya tentu menerima. Pengganti saya Pak Alexius. Jangan tanya saya kecewa apa nggak, lha saya saja tidak apa-apa kok. Jadinya saya jadi kepala bandara selama tiga hari saja," kata Zulkifli Moeslim kepada wartawan di Bandara Polonia, Jalan Imam Bonjol Medan, Selasa (4/12/2007).

Sejauh ini, surat keputusan masih belum diterimanya. Tapi dia sudah mendapat informasi dan penggantinya Alexius Kiswoyo, yang sebelumnya menjabat Manager Operasional Bandara Soekarno Hatta.

Zulkifli memang hanya ditunjuk sebagai pelaksana tugas kepala bandara. Jabatannya asli Kepala Dinas Operasi Bandara Polonia. Jabatan senior kedua setelah kepala bandara. Namun pada hari pertama memegang jabatan, api melalap terminal keberangkatan domestik pada Sabtu 1 Desember 2007 pukul 20.30 WIB. Bangunan dan isi bernilai miliaran rupiah hangus karena sistem pencegahan kebakaran yang tidak efektif.

Hari pertama tugasnya, masalah besar harus dihadapi. Api baru padam setelah 3,5 jam disemprot air. Malam itu semuanya serba kacau. Koordinasi dilakukan dengan banyak pihak. Semua merasa perlu menanyakan kondisi bandara dan berkoordinasi kepada Zulkifli Moeslim. Gubernur Sumut Rudolf Pardede dan Walikota Medan Abdillah, langsung datang ke lokasi.

"Selama 39 jam saya tidak tidur sejak kebakaran itu," kata Zulkifli.

Pemberitaan di media massa tidak ada yang menceritakan tentang bagaimana pihak bandara dan sosok Zulkifli yang sebenarnya berusaha keras mengatasi persoalan. Semua hanya memberitakan tentang ketidakcermatan, kecerobohan, dan berantakannya sistem pencegahan bencana di Bandara Polonia.

"Sebenarnya kita sudah melakukan semuanya secara maksimal. Banyak tuduhan yang tidak benar. Misalnya mengenai hidran yang tidak berfungsi itu. Sebenarnya berfungsi, kok," kata Zulkifli.

Dari 16 hidran yang ada di Polonia, semuanya bagus. Pada waktu kejadian, ada hidran di bagian dalam bandara yang dipergunakan. Air disedot kuat dari hidran tersebut, jadi volume air berkurang dari bak penampung. Makanya saat menggunakan hidran yang lain, airnya sudah begitu banyak lagi.

Ditanya kesannya bertugas selama tiga sebagai kepala bandara, Zulkifli kembali tersenyum. Malah kali ini tertawa lebar. "Ya kembali ke tugas di divisi operasi," kata Zulkifli.

Ketika ditanya apakah penggantiannya terkait dengan kebakaran, dia kemudian menjawab, "Wah itu jangan tanya saya. Jangan tanya juga saya kecewa atau tidak. Saya bahagia," katanya. Masih dengan tertawa.
(rul/ken)


Berita Terkait