"Interupsi pimpinan sidang, ini Bapak Marwan berbicara terlalu cepat. Mungkin Bapak bisa minum dulu. Jangan terlalu tegang," ujar anggota FPAN Arbab Paproeka di ruang rapat Komisi III, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/12/2007).
Mendengar interupsi yang simpatik tersebut, Marwan tersipu-sipu. Ia buru-buru meraih segelas air putih di hadapannya yang sejak uji kelayakan dan kepatutan dimulai pukul 15.30 WIB tidak disentuhnya. Dia pun meneguk sebagian isinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mungkin karena terlalu serius, jawabannya atas pertanyaan dari anggota FPDIP Wila Chandra Supriadi itu sampai-sampai dinilai melebar dari substansi masalah. Sebab Marwan sampai memaparkan kronologi penyusunan disertasi yang berlangsung selama satu tahun.
"Saat diujikan, semua penguji bisa menerima. Jadi tidak ada masalah lagi," pungkas Marwan sebelum akhirnya dipersilakan minum.
(lh/sss)











































