Presiden Prabowo Subianto berkomitmen melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Putih Sari, meminta kegiatan operasional satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) alias dapur MBG dikawal secara ketat.
"Perbaikan ketat pada SOP operasional dapur harus terus dikawal. Evaluasi terutama menyangkut kualitas makanan sesuai standar aman. Untuk itu, dapur-dapur yang tidak standar harus dievaluasi dan, bila perlu, ditutup," ujar Putih Sari kepada wartawan, Sabtu (15/8/2026).
Putih Sari mengatakan perlu adanya sistem pemantauan secara real time, mulai pemilihan bahan baku yang melibatkan UMKM hingga proses memasak demi transparansi publik.
Selain itu, perlu juga pengawalan ketat terkait kewajiban Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), pengawasan distribusi untuk mencegah risiko keamanan pangan, serta penguatan struktur tata kelola dan organisasi BGN agar penyelenggaraan program MBG memenuhi prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih.
"(Agar) mencakup kepatuhan terhadap peraturan serta bebas dari praktik KKN," kata Putih Sari.
Putih Sari mengapresiasi komitmen pemerintah meneruskan MBG. Ia memberikan dukungan penuh agar program tersebut tetap berjalan.
(isa/idn)