Istana Minta Menko PMK hingga BNPB Pastikan Penanganan Dampak Gempa NTT

Istana Minta Menko PMK hingga BNPB Pastikan Penanganan Dampak Gempa NTT

Eva Safitri - detikNews
Sabtu, 15 Agu 2026 08:32 WIB
Mensesneg Prasetyo Hadi.
Mensesneg Prasetyo (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Gempa bermagnitudo (M) 7 mengguncang Nusa Tenggara Timur (NTT) hingga sempat memicu peringatan dini tsunami. Istana telah melakukan koordinasi dengan sejumlah pihak untuk memastikan kesiagaan seluruh unsur dalam menghadapi situasi awal pascakejadian di Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Dari tadi pagi saya sudah koordinasi dengan Menko PMK, Kabasarnas, BMKG, BNPB, dan Gubernur NTT untuk memastikan atensi dan kesiagaan semua unsur di masa masa awal kejadian ini," kata Mensesneg Prasetyo Hadi, Sabtu (15/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kini peringatan dini tsunami telah berakhir. Gelombang tsunami di bawah 1 meter dilaporkan terjadi di sejumlah wilayah.

"Peringatan dini TSUNAMI yang disebabkan oleh gempa mag:7 , tanggal: 15-Aug-26 04:58:24 WIB, dinyatakan telah berakhir," tulis BMKG melalui akun X-nya, Sabtu (15/8).

ADVERTISEMENT

Gempa terjadi pada Sabtu (15/8), pukul 04.58 WIB, dengan magnitudo 7. Episenter gempa berada pada koordinat 8,35 Lintang Selatan dan 121,37 Bujur Timur atau sekitar 36 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, dengan kedalaman 10 kilometer.

Tonton juga video "Daftar Wilayah Terdeteksi Tsunami Usai Gempa M 7 NTT"

(eva/jbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini