Ortu Bayi Berkepala Dua Syok

Ortu Bayi Berkepala Dua Syok

- detikNews
Selasa, 04 Des 2007 17:43 WIB
Jakarta - Saat mengetahui buah hati terlahir tidak sempurna, orang tua bayi berkepala dua, Deki Sofian, syok. Sang ortu meminta bayinya tidak diekspos.

"Bapak syok, nggak bisa ngomong. Kemarin saja ada wartawan yang nanya-nanya, ngakunya bukan bapaknya," kata seorang tetangga Deki, Evi, di RS Fatmawati, Jakarta Selatan, Selasa (4/12/2007).

Evi mengaku ikut mengantar ibunda bayi berkepala dua, Royani.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya nganter terus. Waktu di Kartini pas di USG 7 bulan diketahui. Dokter bilang sama saya, ini kemungkinannya kembar, tetapi tidak normal. Satunya valid, satunya tidak. Tetapi tidak dikasih tahu sama Royani, takut syok," terang dia.

Menurut dia, kondisi bayinya masih lemah. "Organnya semua satu, cuma kepala saja yang dua," ujar Evi.

Deki diketahui bekerja di pabrik Levi's dengan penghasilan Rp 175 ribu per minggu. Deki dan istri tinggal di rumah kontrakan yang disewa Rp 350 ribu per bulan di Jalan Pahlawan VI RT 02 RW 05, Kebun Jeruk, Jakarta Barat.

Dalam kesempatan terpisah, Kepala Humas dan Pemasaran RS Fatmawati, Lily Nunung Amalia, menunjukkan secarik surat kepada wartawan yang berisi pernyataan Deki dan keluarga tidak bersedia kelahiran dan kondisi buah hatinya diekspos.

"Ini suratnya. Keluarga tidak mengizinkan peliputan atau diambil gambarnya. Dimohon kesediaannya agar mengerti. Mungkin masih syok," kata Lily. (aan/sss)


Berita Terkait