Gempa M 7 NTT Picu Peringatan Tsunami, Warga Selayar Evakuasi ke Atas Bukit

Gempa M 7 NTT Picu Peringatan Tsunami, Warga Selayar Evakuasi ke Atas Bukit

Hermawan Mappiwali - detikNews
Sabtu, 15 Agu 2026 06:33 WIB
Warga Selayar mengevakuasi diri ke perbukitan akibat peringatan dini tsunami usai gempa M 7,7 mengguncang wilayah NTT. Dokumen Istimewa
Warga Selayar mengevakuasi diri ke perbukitan akibat peringatan dini tsunami usai gempa M 7 mengguncang wilayah NTT. (Foto: Selayar)
Jakarta -

Gempa bumi M 7 di Mbay, Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT), memicu peringatan tsunami. Warga Kecamatan Pasimarannu dan Kecamatan Pasilambena, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan (Sulsel), berlarian ke bukit usai peringatan.

Dilansir detikSulsel, Bupati Selayar Muhammad Natsir Ali mengatakan warga dari dua kecamatan tersebut memang termasuk paling cepat mengevakuasi diri. Hal ini karena warga setempat memiliki pengalaman gempa magnitudo 7,4 di NTT pada Desember 2021, yang juga berdampak ke Selayar.

"Saya sudah langsung video call dengan pemerintah kecamatan, masyarakat yang ada di Pasimarannu, Pasilambena, memang kan sempat ada kejadian di tahun 2021 kalau tidak salah itu, yang mengakibatkan trauma masyarakat," ujar Natsir Ali saat dihubungi detikSulsel, Sabtu (15/8/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Memang alhamdulillah kesadaran masyarakat menghadapi gempa di Pasimarannu, Pasilambena, alhamdulillah cepat, mereka langsung lari ke bukit," sambungnya.

ADVERTISEMENT

Dia juga memastikan belum ada laporan kerusakan bangunan imbas gempa NTT. Kendati demikian, dia mengakui warga mengalami kepanikan akibat gempa tersebut.

"Panik masyarakat, pasti, karena sama kejadian yang (gempa pada 2021) kemarin tapi alhamdulillah (dampaknya) tidak seperti yang kemarin, kemarin kan rusak parah rumahnya masyarakat, tanggul jalanan rusak," ujar Natsir Ali.

"Tapi alhamdulillah sampai saat ini tidak ada ji. Sempat saya tanya tidak ada rusak rumah sekolah apa, kami masih waspada," jelasnya.

Baca selengkapnya di sini.

(lir/lir)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini