Demikian disampaikan Ketua KPUD Jawa Barat Setya Permana di sela-sela diskusi mengenai Pilkada Jabar di Kampus Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), Jl Syamsudin, Kota Sukabumi, Jabar, Selasa (4/12/2007).
"Di antaranya sosialisasi, pemutakhiran data pemilih dan berbagai tahapan lainnya. Padahal data pemilih yang akurat ini sangat berpengaruh pada kegiatan selanjutnya, seperti pencetakan kartu pemilih, surat suara, formulir dan pemetaan TPS," ujar Setya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setya menambahkan, belum cairnya dana ini juga menyebabkan pihaknya belum melakukan validasi data pilkada. Padahal seharusnya hal ini sudah dilakukan bulan lalu. Sekitar 21 ribu anggota PPK dan PPS juga belum mendapatkan honor sejak bulan lalu.
"Dana yang dibutuhkan KPUD Jabar sekitar Rp 360 miliar untuk satu putaran. Sampai saat ini belum cair. Saya sudah bicara di media massa, namun tak ada tanggapan dari pemprov Jabar. Padahal saya sudah bertemu langsung baik dengan gubernur maupun dewan," tukas Setya. (djo/asy)











































