Tapi hati-hati! Dengan ciuman, bayi bisa tertular atau terserang kuman streptococcus pneumoniae alias pneumokokus. Jadi, jangan sembarangan menciumi bayi.
"Mestinya kan bayi baru lahir steril. Kalau ada yang terkena pneumokokus, pasti si bayi ketularan. Salah satu pencegahan, bayi jangan dicium," kata Prof Dr dr Sri Rezeki S Hadinegoro SpA(K).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Sri, menciumi bayi merupakan hal yang salah salah. Sebab bayi memang sangat rentan dengan penyebaran kuman. Tak hanya pneumokokus, kuman lainnya juga bisa menyerang si bayi.
Selain itu, membawa bayi usia 1 hingga 2 bulan ke mal sama saja mencari penyakit.
"Itulah gaya hidup modern, tapi salah. Istilah kita sih, bayi sampai 3 bulan di rumah, setelah itu baru keluar kalau ada perlunya," ujar dosen FKUI ini.
Selain itu pada anak-anak, lanjut Sri, kolonisasi kuman lebih besar dibanding orang dewasa. Dengan menggigit mainan dan makan tanpa cuci tangan juga memudahkan kolonisasi.
"Anak-anak kemungkinan kolonisasi besar, jadi tidak terinfeksi. Kolonisasi itu maksudnya ada kuman di badan tapi tidak sakit," jelasnya.
Sementara Prof DR dr Cissy B Kartasasmita SpA(K) menjelaskan, anak-anak yang sekolah di play group juga rawan terkena penyakit infeksi pneumokokus yang invasif (IPD).
Kuman ini bisa ditularkan, baik dari teman-teman maupun orang dewasa. "Kalau 1 anak sakit, yang lain bisa tertular," ujarnya.
Faktor risiko terinfeksinya pneumokokus antara lain polusi udara dan asap rokok. Itu sebabnya harus dihindari merokok di dekat balita. Selain itu bayi yang lahir prematur, tidak mendapatkan ASI, serta kepadatan penduduk juga menyebarkan kuman pneumokokus.
"Penyakit lain seperti asma, gangguan darah, gangguan jantung dan ginjal juga menjadi faktor risiko," imbuhnya.
IPD merupakan penyakit paling banyak menyerang bayi dan anak-anak di bawah 2 tahun. Orang lanjut usia berumur lebih dari 60 tahun juga rawan terinfeksi.
Bakteri pneumokokus ini menyebar melalui darah (invasif) dan menyebabkan kematian utama lebih dari 1 juta bayi dan balita setiap tahunnya di dunia.
Beberapa penyakit yang termasuk dalam golongan ini adalah radang paru (pneumonia), radang selaput otak (meningitis), dan infeksi darah (bakteremia).
Bakteri pneumokokus secara normal berada di dalam rongga hidung dan tenggorokan. Namun anak-anak lebih rawan terkena.
(mly/sss)











































