Prabowo Mau Rakyat Dapat Keadilan di Pengadilan: Hakim Benteng Terakhir

Prabowo Mau Rakyat Dapat Keadilan di Pengadilan: Hakim Benteng Terakhir

Anggi Muliawati - detikNews
Jumat, 14 Agu 2026 10:46 WIB
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam agenda tahunan tersebut.
Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI digelar di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Presiden Prabowo Subianto menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam agenda tahunan tersebut. (Agung Pambudhy/detikFoto)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengatakan supremasi hukum dan keadilan harus bisa dirasakan seluruh rakyat. Prabowo mengatakan lembaga yudikatif harus diperkuat karena para hakim merupakan benteng terakhir bagi masyarakat untuk mendapat keadilan.

Hal itu disampaikan Prabowo saat pidato dalam Sidang Tahunan MPR dan Sidang Bersama DPR-DPD 2026 di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Mulanya, Prabowo mengatakan pemerintah telah berhasil menaikkan remunerasi hakim.

"Pemerintah telah berhasil menaikkan remunerasi hakim. Untuk hakim-hakim yang paling junior, penghasilan mereka telah naik 280%. Tertinggi dalam beberapa dasawarsa. Sekarang penghasilan hakim-hakim kita terutama yang junior berada di atas rata-rata ASEAN," kata Prabowo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Prabowo mengatakan penghasilan Ketua Mahkamah Agung (MA) saat ini lebih tinggi dibandingkan Ketua MA Singapura. Prabowo mengatakan informasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua MA kepadanya.

"Bahkan Ketua Mahkamah Agung telah melaporkan kepada saya bahwa penghasilan Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia sekarang lebih tinggi dari penghasilan Ketua Mahkamah Agung Singapura. Beliau yang lapor kepada saya," ujarnya.

Prabowo mengatakan pemerintah akan terus memperkuat lembaga yudikatif. Menurutnya, penguatan tersebut penting karena hakim merupakan benteng terakhir bagi masyarakat untuk mendapat keadilan.

"Kita harus memperkuat yudikatif kita. Kita harus memperkuat lembaga-lembaga yudikatif. Karena para hakim mahkamah-mahkamah kita adalah benteng terakhir keadilan," ujarnya.

"Adalah benteng terakhir di mana rakyat menuntut, berharap bisa mendapat keadilan," sambungnya.

Prabowo menekankan supremasi hukum dan keadilan harus bisa dirasakan seluruh masyarakat. Termasuk mereka yang berada dalam kondisi paling tidak berdaya.

"Bahwa supremasi hukum dan keadilan tidak hanya untuk orang yang kuat, tapi rakyat kita yang paling tidak berdaya harus bisa mendapat keadilan di mahkamah-mahkamah kita, di pengadilan-pengadilan kita," tuturnya.

Simak juga Video Prabowo: Cek Kesehatan Gratis Sudah Jangkau 108 Juta Orang

Halaman 2 dari 2
(amw/rfs)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini