Kamera Dirusak, Wartawan Demo ke Polwitabes Makassar

Kamera Dirusak, Wartawan Demo ke Polwitabes Makassar

- detikNews
Selasa, 04 Des 2007 14:24 WIB
Makassar - Puluhan wartawan berunjuk rasa ke Markas Polwiltabes Makassar, Sulawesi Selatan. Mereka memprotes perusakan kamera wartawan harian Suara Pembaruan, Kiblat Rais.

Senin 3 Desember, Kiblat meliput aksi unjuk rasa penolakan revitalisasi Lapangan Karebosi. Namun ternyata, aksi unjuk rasa yang dilakukan ratusan demonstran itu berakhir ricuh.

Para demonstran merusak pagar seng yang menutupi proyek revitalisasi Lapangan Karebosi. Tindakan ini tidak dibiarkan oleh polisi. Mereka menangkapi sejumlah pengunjuk rasa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketika Kiblat sedang memotret suasana rusuh itu, tiba-tiba anggota Poltabes Makassar bernama Bribda Asri Wahyudi, merampas kameranya. Tidak hanya itu, Asri juga berniat membanting benda yang selalu menjadi teman setia wartawan itu.

Namun aksi tersebut dihalangi sejumlah wartawan rekan Kiblat yang juga meliput di tempat itu. Aksi tarik menarik kamera pun terjadi. Dan akibat kejadian itu, kamera Kiblat rusak hingga tidak bisa digunakan lagi.

"Kami menuntut kasus ini diusut tuntas. Polisi tidak bisa bertindak sewenang-wenang terhadap siapa pun. Ini adalah penghilangan dan perusakan karya jurnalistik," ujar seorang wartawan dalam orasinya, Selasa (4/12/2007).

Setelah puas berorasi, para wartawan kemudian meninggalkan lokasi Mapoltabes Makassar. Akibat aksi ini, lalu lintas di Jl Ahmad Yani sempat tersendat.

(djo/nrl)


Berita Terkait