Sempat Hujan Interupsi, Interpelasi BLBI Disetujui

Sempat Hujan Interupsi, Interpelasi BLBI Disetujui

- detikNews
Selasa, 04 Des 2007 13:25 WIB
Jakarta - Setelah sempat diwarnai hujan interupsi dan jeda lobi-lobi 10 menit, usulan interlepasi BLBI akhirnya disetujui secara aklamasi oleh seluruh fraksi di DPR.

Hanya saja soal teknis pelaksanaan interpelasi baru akan diputuskan dalam rapat pimpinan fraksi-fraksi yang akan digelar kemudian.

"Apakah disetujui?" tanya Wakil Ketua DPR Soetardjo Soerdjogoeritno dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (4/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setuju!" jawab anggota dewan yang ikut rapat. Begitu mendengar kata setuju, Mbah Tardjo langsung mengetukkan palu.

Sebelum disetujui secara aklamasi, rapat sempat diwarnai interupsi anggota dewan dari berbagai fraksi.

Arya Bima dari FPDIP menegaskan, masalah ini bukan sekadar interpelasi penyalahgunaan BLBI. Pimpinan dewan juga harus bisa menghadirkan Presiden SBY. Presiden harus menjelaskan kebijakan dan political will yang selama ini terkesan tebang pilih dalam pemberantasan korupsi.

"Pemberantasan hanya terbatas kasus-kasus yang merugikan keuangan negara. Sementara kasus BLBI sebetulnya sudah diselesaikan secara hukum oleh Pansus BLBI. Beban utang diserahkan pada BI. Yang harus dipertanyakan sekarang adalah obligor yang tidak koperatif," tuturnya.

Sedangkan Yuddy Chrisnandi dari Fraksi Partai Golkar sempat meminta pimpinan sidang menyetujui mekanisme voting. "Pimpinan tidak perlu menunda hal-hal yang terkait BLBI, dan seluruh fraksi DPR sepakat voting interpelasi," cetusnya.

Sementara inisiator interpelasi BLBI dari FPBR Ade Daud Nasution meminta tidak hanya kasus BLBI saja yang dikejar, tapi juga kasus KLBI, karena KLBI belum tersentuh sama sekali dan juga merugikan keuangan negara ratusan triliun rupiah. (umi/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads