Konferensi Perubahan Iklim Digelar, Bali Untung Rp 500 M

Konferensi Perubahan Iklim Digelar, Bali Untung Rp 500 M

- detikNews
Selasa, 04 Des 2007 13:16 WIB
Nusa Dua - Bali akan mendapat keuntungan secara materiil dari digelarnya Konferensi Perubahan Iklim 2007 di Nusa Dua. Sedikitnya, Bali akan meraup keuntungan sekitar Rp 500 miliar dari even ini.

Hal ini disampaikan Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Jero Wacik kepada wartawan saat mendampingi Presiden SBY meninjau pameran mobil ramah lingkungan 'Clean Air, Clean Fuel, Clean Vehicles' di Bali Collection, Nusa Dua, Selasa (4/12/2007).

"Dalam jangka pendek, kita akan mendapat keuntungan minimum Rp 500 miliar. Keuntungan diperoleh dari sewa hotel, restoran, transportasi, dan juga pembelian suvenir oleh sepuluh ribu delegasi," kata Jero.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedangkan keuntungan jangka menengah, Bali akan mendapat promosi gratis dari para delegasi. "Para delegasi ketika pulang ke negaranya masing-masing akan mempromosikan Bali. Bahwa Bali itu sesungguhnya aman, indah. Tahun 2008 nanti, saat Visit Indonesia Year 2008, mereka pasti akan membawa keluarganya berlibur ke sini," ujar Jero.

Untuk jangka panjang, citra Bali akan semakin baik. "Dampaknya terhadap Indonesia adalah semua event tidak akan terkonsentrasi di Bali saja, tapi nanti menyebar ke tempat pariwisata lain, seperti Yogya, Bandung, Lombok, dan lain-lain," jelas dia.

Jero yakin Konferensi Perubahan Iklim ini sulit dikalahkan oleh event serupa yang digelar di negara mana pun. "Konferensi ini diikuti 10 ribu delegasi, dan juga wartawan dan pemantau dari luar negeri dan dalam negeri," kata dia yakin.

Selama konferensi berlangsung 3-14 Desember 2007, sepuluh ribu kamar di hotel-hotel berbintang akan terpakai selama 2 minggu. Sementara losmen dan hotel berbintang satu juga dipadati oleh para peninjau, termasuk LSM-LSM. (asy/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads