Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mendampingi Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman meninjau peternakan ayam petelur milik PT Banyuasin Mukut Inti di Kabupaten Banyuasin, kemarin. Dalam kunjungannya, ia melihat langsung aktivitas peternakan yang didukung kandang modern dan kapasitas produksi cukup besar.
Herman Deru mengungkapkan kunjungan ini menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan sektor peternakan daerah dan stok telur di Sumsel untuk mendukung kebutuhan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Dengan begitu, program tersebut tidak mengganggu pasokan bagi kebutuhan rumah tangga masyarakat.
Ia menjelaskan peternakan tersebut mampu menghasilkan telur sekitar 16 hingga 20 ton per hari. Dengan kapasitas produksi ini, ketersediaan telur untuk mendukung pelaksanaan Program MBG diharapkan dapat terpenuhi dengan tetap menjaga kebutuhan telur masyarakat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dengan banyaknya stok telur yang dihasilkan dari kandang modern ini, dapat menampung 16 sampai 20 ton per hari. Sehingga ketersediaan telur untuk MBG tidak mengganggu kebutuhan rumah tangga lainnya," ujar Herman Deru dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).
Herman Deru menyampaikan PT Banyuasin Mukut Inti merupakan salah satu peternakan ayam petelur dengan kapasitas produksi besar di Sumsel. Keberadaan peternakan tersebut dinilai berperan penting dalam memperkuat ketersediaan pangan, khususnya komoditas telur di Sumatera Selatan.
Ia menambahkan, pengembangan peternakan tersebut telah mendapat perhatian pemerintah daerah sejak beberapa tahun lalu. Pada 2022, Herman Deru turut meresmikan pabrik/peternakan ayam petelur PT Banyuasin Mukut Inti.
"Ini salah satu pabrik ayam petelur di Sumsel. Kita resmikan pada tahun 2022 dan hari ini kita lihat perkembangannya, produksinya cukup besar," ungkapnya.
Herman Deru berharap keberadaan peternakan modern tersebut terus dikembangkan sehingga mampu memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat dukungan terhadap berbagai program pemerintah, termasuk Program MBG yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Herman Deru menilai pengembangan peternakan berskala besar tersebut juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Hal ini antara lain melalui penciptaan lapangan kerja serta penguatan rantai pasok pangan di Sumatera Selatan.
Sebagai informasi, turut hadir dalam peninjauan tersebut Anggota DPD RI dr. Ratu Tenny Leriva dan pemilik peternakan, Awi.
Tonton juga video "Strategi Herman Deru Tekan Kemiskinan dan Perkuat Ketahanan Pangan Sumsel"
(anl/ega)









































