Kadatangan para mahasiswa ini untuk memprotes komersialisasi pendidikan, antara lain meliputi banyaknya praktik ilegal program kuliah jarak jauh yang terjadi di sejumlah kabupaten di Sulsel.
Mereka menganggap kuliah jarak jauh atau kelas jauh hanya salah satu bentuk bisnis pendidikan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para mahasiswa ini berupaya masuk ke gedung dewan, namun ditahan petugas satpol sehingga terjadi aksi dorong-dorongan. Namun aksi dorong-dorongan ini berhasil dilerai. Mahasiswa pun melanjutkan aksinya dengan orasi.
Mereka sempat ditemui beberapa anggota DPRD di luar pagar untuk melakukan dialog soal tuntutan mereka.
Sebelum datang ke gedung DPRD dengan naik truk dan motor, mereka sempat menggelar aksi serupa di depan kampusnya, Jalan Andi Pettarani, Makassar.
Bahkan demo di depan kampus ini sempat diwarnai dengan aksi pembakaran ban yang berlangsung sekitar 30 menit.
(umi/nrl)











































