"Hal yang wajar jika kami memprediksi bisa meraih suara 55 persen hingga 60 persen suara pada Pilkada Jabar nanti," ujar Koordinator tim 9 pendaftaran Pilkada DPD PDIP Jabar Rahadi Zakaria usai mengambil formulir pendaftaran di Kantor KPUD Jabar, Jl Garut, Bandung (4/12/2007).
Menurut Rahadi, prediksi tersebut bukan tanpa perhitungan. Salah satunya adalah berdasarkan perolehan suara PDIP pada Pemilu 2004 lalu yang hampir 20 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk makin memantapkan posisi Agum-Rudi, kata Rahadi, partainya telah membentuk tim lobi yang akan melakukan pendekatan pada semua partai agar mendukung paket calon yang diusung PDIP. "Semua partai akan kami dekati," tandasnya.
Ketika ditanya mengenai peta kekuatan politik pada Pilkada Jabar nanti, Rahadi mengaku masih sulit diprediksi. Sebab, saat ini baru PDIP saja yang telah mengumumkan secara resmi calonnya.
"Semua masih bisa terjadi, semua partai masih bergerak. Dalam politik itu penuh dinamika," ujarnya.
PDIP dalam Pilkada Jabar mengusung paket mantan Menteri Perhubungan (Menhub) Agum Gumelar dan Ketua DPD PDIP Jabar Rudi Harsa Tanaya. Hasil survei yang dilakukan sejumlah lembaga menyebutkan Agum Gumelar sebagai cagub terpopuler dibandingkan yang lainnya. Tapi sekali lagi, ini baru hasil survei. Pilkada Jabar sesungguhnya belum dimulai. (djo/nrl)











































