Dalam forum International Bazaar yang diselenggarakan oleh Diplomatic Ladies Association of Prague di Hotel Hilton, Praha, 2/12/2007, stan Indonesia menyolok dengan mengangkat Visit Indonesia Year 2008: Enjoy The Food and Hospitality.
Stan Indonesia ini dikunjungi isteri Presiden Ceko Madame Livia Klausova yang membuka bazar secara resmi. Padahal ada 48 peserta dari berbagai negara, demikian seperti dituturkan Korfungsi Infosobud Azis Nurwahyudi kepada detikcom kemarin petang atau Senin (3/12/2007) WIB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain menampilkan berbagai kerajinan tangan seperti ukiran Bali, perhiasan tradisional, kain sarung, berbagai barang dari batik, stan yang dikelola KBRI Praha bekerjasama dengan Dharma Wanita (ODW) dan masyarakat WNI di Ceko itu juga menyajikan keunikan kuliner Indonesia, seperti rujak buah, dadar gulung hingga nasi campur.
Dari sekitar 12.000 pengunjung, perhatian terbesar terpusat pada resep-resep kuliner Indonesia yang rasanya dinilai oleh mereka sangat eksotik, lalu kerajinan tangan dan cinderamata.
International Bazaar itu merupakan kegiatan tahunan untuk menyambut Natal dan Tahun Baru yang selalu dinantikan masyarakat umum di Ceko. Hasil perolehan bazar akan disumbangkan kepada badan-badan sosial di Ceko, sebagai salah satu wujud perhatian korps diplomatik.
Menurut Aziz, KBRI Praha di samping memanfaatkan kesempatan itu untuk promosi pariwisata, juga sekaligus promosi Pekan Film Indonesia yang saat ini tengah berlangsung (3/12-11/12/2007) dan Pameran Batik Indonesia yang dikemas dengan label Indonesian Days in Prague pada bulan ini.
Selain dijadikan momentum merebut pasar pariwisata, tahun depan Indonesia dan Ceko juga akan merayakan tahun istimewa, yakni 50 Tahun Penandatanganan Perjanjian Kebudayaan antara kedua negara.Β (es/es)











































