Sejumlah pemuda melakukan aksi penyisiran (sweeping) keberadaan wanita-pria (waria) di Alun-alun Kota Rangkasbitung, Lebak, Banten. Video sweeping waria tersebut viral di media sosial (medsos).
Dalam video viral yang beredar, tampak sejumlah pemuda mendatangi seorang waria yang tengah berada di lokasi. Dalam video terlihat seorang pemuda menendang handphone (HP) yang dipegang si waria. Aksi itu kemudian memicu ketegangan.
"Hayo lho, hayo lho," kata pemuda dalam video tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kanit Reskrim Polsek Rangkasbitung Ipda Adriel Timothy Sebastian membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan peristiwa itu terjadi pada Minggu (16/8) sekitar pukul 02.00 WIB.
Adriel mengatakan pihak waria membuat laporan ke Polsek Rangkasbitung. Ia mengatakan penyidik kepolisian sedang menyelidiki kasus tersebut.
"Proses lidik, setelah itu kita nyari pelaku," kata Adriel, Selasa (11/8/2026).
Berdasarkan laporan tersebut, pihak waria mengaku tersinggung atas teriakan 'boti' yang dilontarkan pihak yang mengejarnya.
"Keterangan korban dalam laporan pertama mereka (pemuda) ada yang ngata-ngatain 'boti', habis itu disamperin sama waria menanyakan maksudnya apa, ke siapa. Habis itu terjadi cekcok, sesuai kronologis yang beredar," katanya.
Adriel belum bisa memastikan motif kasus itu. Pihak kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi-saksi.
"Kita belum bisa menduga sebelum nanti naik sidik. Makanya sekarang kita masih cari saksi-saksi," pungkasnya.










































