Malaysia Tiru Singapura Jor-joran Beri Diskon Belanja

Malaysia Tiru Singapura Jor-joran Beri Diskon Belanja

- detikNews
Senin, 03 Des 2007 16:21 WIB
Kuala Lumpur - Akhir tahun 2007 ini Malaysia tidak mau kalah dengan Singapura dalam urusan belanja. Pusat perbelanjaan di negara Abdullah Badawi itu menggelar diskon khusus. Inilah yang menjadi daya tarik turis asing untuk sekadar mampir.

Diskon khusus ini berlaku di pusat perbelanjaan besar. Seperti saat wartawan detikcom Iqbal Fadil mengunjungi Suria KLCC yang terletak di Menara Kembar Petronas Kuala Lumpur, Sabtu 1 Desember 2007. Brosur berisi informasi diskon belanja itu sudah menyambut di pintu utama.

Wisatawan asing dari Thailand, Singapura, China, dan bule-bule berseliweran berjubel di komplek Menara Petronas tersebut. Mengetahui ada diskon khusus untuk para wisatawan, mereka langsung menuju meja informasi untuk menunjukkan paspor.

Seorang petugas di meja informasi kemudian mencatat nama dan nomor paspor yang disodorkan padanya. Setelah itu sebuah brosur yang berisi kartu diskon bertuliskan "Tourist Privilege Card" berwarna ungu diserahkan. Cukup mudah!

Diskon yang diberikan bervariasi. Tergantung kemurahan hati masing-masing pengelola toko. Tapi semua toko diwajibkan memberikan diskon minimal sebesar 10 persen. Dalam brosur juga disediakan denah lengkap dan lokasi toko-toko bermerek yang ada di Suria KLCC.

Salah satu toko yang paling ramai dikunjungi adalah toko sepatu wanita bermerk Vincci. Produk sepatu wanita dengan beragam model, tas, dompet, kacamata dan jam tangan menjadi rebutan para turis.

"Wah, murah banget nih harganya disini. Di Jakarta bisa 3 kali lipat harganya. Apalagi ada diskon khusus buat turis asing," komentar seorang wisatawan asal Indonesia yang sibuk memborong sepatu wanita.

Memang dengan kurs Rp 2.800 rupiah untuk satu ringgit, harga barang yang dijual menjadi cukup terjangkau. Rata-rata barang jika dirupiahkan hanya berkisar Rp 100 ribu hingga Rp 150 ribu.

Selain Vincci yang disebut sebagai merk lokal asli Malaysia, merek-merek produk internasional juga banyak disediakan. Tinggal pilih saja, semuanya ada.

Dalam pengamatan detikcom, pertumbuhan pusat perbelanjaan elit dengan merek-merek internasional mulai menjamur. Akibatnya, untuk satu merek produk terdapat beberapa toko dengan jarak yang sangat berdekatan.

Di kawasan Bukit Bintang, Kuala Lumpur, bahkan baru saja diresmikan pusat perbelanjaan Pavilion. Kalau di Indonesia mirip dengan Senayan City.

Rupanya Malaysia ingin menyaingi Singapura sebagai tempat tujuan belanja. Tentu dengan diskon khusus bagi turis yang digelar sepanjang tahun.
(bal/ana)


Berita Terkait