Mensesneg Prasetyo Hadi menanggapi Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PKS, Mardani Ali Sera, yang mendukung Presiden Prabowo Subianto jika merekrut orang baru di kabinetnya harus sesuai dengan kapasitas yang mumpuni, tak harus dari partai. Prasetyo mengatakan pemerintah menerima masukan tersebut.
"Ya, usulan kita terima. Terima kasih. Nanti kita pikirkan ya," kata Pras usai rapat bersama pimpinan DPR, di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun, dia menyebut belum ada pembahasan terkait usulan tersebut.
"Belum ada pembahasan mengenai itu soalnya itu," sambungnya.
Kata PKS
Mardani Ali Sera, saat menyikapi isu reshuffle setelah 17 Agustus, mendukung jika Presiden Prabowo Subianto mau merekrut orang baru di kabinet dengan kapasitas yang mumpuni.
"Belum dapat kabar. Intinya itu hak prerogatif Presiden. Tapi merit system perlu jadi pertimbangan," kata Mardani kepada wartawan, Minggu (9/8).
Mardani mengatakan perlu ada reformasi birokrasi di pemerintah. Ia menyinggung Presiden Prabowo memiliki tugas yang berat, mengingat hasil dari sejumlah survei belakangan ini yang dinilai kinerja pemerintah belum maksimal.
Anggota Komisi II DPR RI ini mendukung jika pemerintah mau rekrut orang baru di Kabinet Merah Putih. Mardani memberi catatan untuk memprioritaskan seseorang yang memiliki integritas, tak harus berpatokan dari orang partai.
"Bagus kalau mau rekrut orang, yang dikenal publik orang yang punya kapasitas dan integritas. Kalau perlu profesional, tidak harus orang partai. Ada banyak anak bangsa yang berkualitas," ujarnya.










































