Maskapai Asing di Indonesia Siap Di-ramp Check

Maskapai Asing di Indonesia Siap Di-ramp Check

- detikNews
Senin, 03 Des 2007 15:22 WIB
Jakarta - Rencana Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal yang akan melakukan pemeriksaan dan pengawasan acak (ramp check) disambut baik maskapai asing di Indonesia. Maskapai asing tidak keberatan.

"Nggak apa-apa. Bagus juga. Setidaknya ada data dari perhubungan udara supaya bisa mendata lebih baik. Kita sih nggak keberatan. Kalau mereka mau cek juga tidak apa-apa sih," kata Account Manager Indonesia KLM Royal Ducth Alirlines, Shirley Leiwakabessy.

Hal ini disampaikan Shirley usai rapat dengar pendapat dengan Komisi V DPR membahas revisi UU Penerbangan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/12/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun demikian, menurut Shirley, perlu ada kejelasan data yang diminta.

Dikatakan dia, ramp check dilakukan di seluruh dunia. "Sama itu seluruh dunia ada. Pada dasarnya sih sudah oke. Maksudnya Dephub kan sudah menjalankan tugasnya," ujarnya.

Apakah larangan maskapai oleh Uni Eropa (UE) ada pengaruh pada tingkat keterisian penumpang pesawat KLM yang ke Indonesia? "Sejauh ini tidak ada pengaruh. Tingkat keterisian bagus, load factor kita hampir 100 persen," sahut dia.

General Sales Agent Saudi Arabia Airlines Bermawi Martawardaya juga mempersilakan jika pemerintah RI mengadakan ramp check.

"Kita tidak keberatan. Itu wewenang pemerintah. Tetapi apakah itu tepat atau tidak, tergantung pada pelaksana masing-masing negara," kata Bermawi.

Tepat tidak? "Kalau Saudi Arabia Airlines sudah dicek dari Jedah atau kalau Singapore Airlines dan atau KLM sudah beberapa bandara dicek, masak sih mau dicek lagi. Apa tiap kali mesti dicek," sahut dia.

Menteri Perhubungan Jusman Syafii Djamal pada Jumat 30 November 2007 mengatakan, pemerintah Indonesia akan melakukan ramp check pesawat dari maskapai asing di Indonesia.

Menurut dia, kebijakan yang bakal diterapkan dalam waktu dekat ini bertujuan Indonesia ingin mengikuti semua pihak agar tingkat keselamatan penerbangan di Indonesia ditingkatkan. (aan/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads