Demikian disampaikan oleh Ketua Delegasi AS dalam Konferensi Perubahan Iklim 2007, Harlan L. Watson, dalam jumpa pers di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Senin (3/11/2007).
"Kami sadar akan isu yang berkembang bahwa kami sebagai sebuah negara industri besar belum mau berpartisipasi dan meratifikasi Protokol Kyoto," jelas dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Harlan mengatakan bahwa AS di dalam pertemuan yang digelar UNFCCC ini juga ingin turut membantu dalam mendukung perkembangan teknologi yang bersifat ramah lingkungan.
"Karena kita tahu bagi negara berkembang untuk mengembangkan teknologi ini sangat sulit dengan biaya yang cukup tinggi, karena itu kami akan membantu," jelas dia. (dnl/asy)











































