Curi Kelapa Sawit, Anggota Polres Rohul Ditangkap Warga

Curi Kelapa Sawit, Anggota Polres Rohul Ditangkap Warga

- detikNews
Senin, 03 Des 2007 14:48 WIB
Pekanbaru - Biasanya tugas polisi menangkap para pecuri, tapi kali ini malah terbalik. Seorang angggota Polres Rokan Hulu (Rohul), Riau, nyaris dihakimin massa gara-gara tertangkap saat mencuri kelapa sawit.

Apes nian nasib Viktor Simanjuntak, anggota Polres Rohul. Anggota kepolisian yang belum diketahui pangkatnya ini bersama 9 orang komplotannya, kepergok warga desa ketika akan membawa hasil curian buah sawit.

Lokasi pencurian itu tepatnya berada di Desa Mahato Sakti, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rohul, Riau. Viktor diduga sebagai ketua tim pencurian kelapa sawit di lahan kebun sawit seluas 300 hektar yang statusnya sengketa antara perusahaan dengan warga.

"Pencurian kelapa sawit ini dilakukan sebanyak 10 orang. Delapan orang berhasil kita tangkap, dua orang lagi berhasil melarikan diri. Eh ternyata setelah ditangkap satu orang ternyata anggota Polres Rohul," terang Kepala Desa Mahato, Sumali kepada detikcom, Senin (3/12/2007).

Sumali menjelaskan, penangkapan itu dilakukan pada Minggu (2/12/2007). Waktu itu, warga melihat sebuah truk pengangkut sawit melintas di desa mereka selepas azan salat subuh. Awalnya warga tidak menaruh curiga atas kehadiran truk tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecurigaan timbul karena truk yang melintas tadi hingga pukul 10.00 WIB, belum juga keluar dari perkebunan sawit yang status lahannya lagi sengketa. Dari sana warga pun berinisiatif untuk melihat apa yang dilakukan pembawa truk tersebut.

Kecurigaan warga terbukti. Mereka melihat truk jenis cold diesel ini sedang memuat buah sawit yang diperkirakan berbobot 3 ton. Meski demikianm warga tak langsung melakukan penggerebekan. Mereka tetap bersembunyi di semak-semak.

Ketika melintas di jalan yang becek karena hujan, truk itu terpuruk. Para pelaku kemudian mencoba menurunkan buah sawit hasil curian dari dalam truk. Saat itulah, warga menggrebek mereka dan meneriaki pelaku maling.

Mendengar warga berteriak, para pencuri ini pontang panting berlarian. Sang sopir yang belakangan diketahui oknum polisi, turut melarikan diri. Namun akhirnya berhasil ditangkap.

"Kami kemudian menyerahkan para pelaku ke Polsek Tambusai. Namun pihak Polsek enggan menerima laporan warga, karena mereka mengetahui satu orang di antaranya anggota Polres Rohul," terang kepala desa.

Akhirnya kasus itu dilaporkan warga ke Polres Rohul. "Kami sudah serahkan kasus ini ke Polres langsung. Soalnya yang maling itu anggota Polres. Kami berharap, kasus ini dituntaskan," kata Sumali.

Sumali juga menjelaskan, dalam menyerahkan kasus ini, warga bertemua dengan Wakapolres Rohul Kompol Effendi. Wakapolres berjanji kepada masyarakat, akan menuntaskan kasus tersebut. "Kita percaya Pak Wakapolres akan menuntaskannya," kata Kepala Desa Mahato, Sumali. (cha/djo)


Berita Terkait