"Barangkali Pak Horta mendapat desakan-desakan politik dalam negerinya agar bersikap demikian pada kita. Untuk menunjukkan kepemimpinannya berani pada Indonesia," ujar Menhan Juwono Sudarsono.
Pendapat tersebut ia sampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan di sela rapat kerja dengan Komisi I DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/12/2007). Rapat juga dihadiri Paglima TNI Marsekal TNI Djoko Suyanto dan tiga kepala staf angkatan bersenjata.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juwono juga mendapat pengakuan serupa dari keluarga dua keluarga korban wartawan asal Inggris yang ikut tewas dalam peristiwa yang menewaskan wartawan untuk media Australia tersebut. Pengakuan diterimanya saat masih menduduki pos di London sebagai Dubes RI untuk Inggris.
"Mereka menyatakan lima wartawan itu tewas akibat silang tembak. Tidak diketahui persis siapa yang menembak mereka sesungguhnya," ujar Menhan.
===== (lh/sss)











































