Horta Gunakan Balibo Five Demi Popularitas

Horta Gunakan Balibo Five Demi Popularitas

- detikNews
Senin, 03 Des 2007 14:40 WIB
Jakarta - Desakan Presiden Timor Leste, Ramos Horta, agar Pemerintah RI bertanggung jawab dan meminta maaf atas kesalahan TNI dalam kasus Balibo Five, Timor Timur, dinilai bermotif kepentingan politis. Yaitu untuk sekadar menaikkan popularitas Horta di negara muda tersebut.

"Barangkali Pak Horta mendapat desakan-desakan politik dalam negerinya agar bersikap demikian pada kita. Untuk menunjukkan kepemimpinannya berani pada Indonesia," ujar Menhan Juwono Sudarsono.

Pendapat tersebut ia sampaikan saat menjawab pertanyaan wartawan di sela rapat kerja dengan Komisi I DPR di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (3/12/2007). Rapat juga dihadiri Paglima TNI Marsekal TNI Djoko Suyanto dan tiga kepala staf angkatan bersenjata.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menhan memaparkan, keputusan pengadilan koroner New South Wales yang menjadi dasar desakan Ramos Horta, bertentangan dengan temuan Kejaksaan Agung Australia pada 1997. Tidak ada bukti TNI, khususnya Sutiyoso dan Yusnus Yosfiah, bersalah dalam peristiwa tewasnya lima wartawan di Balibo pada 1975 itu.

Juwono juga mendapat pengakuan serupa dari keluarga dua keluarga korban wartawan asal Inggris yang ikut tewas dalam peristiwa yang menewaskan wartawan untuk media Australia tersebut. Pengakuan diterimanya saat masih menduduki pos di London sebagai Dubes RI untuk Inggris.

"Mereka menyatakan lima wartawan itu tewas akibat silang tembak. Tidak diketahui persis siapa yang menembak mereka sesungguhnya," ujar Menhan.
===== (lh/sss)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads