Memperingati Hari Internasional Penyandang Cacat, 200-an penyandang cacat berunjuk rasa mengelilingi Bundaran HI, Jakarta. Aksi ini menarik perhatian pengguna jalan sehingga memacetkan arus lalu lintas.
Mereka menuntut pemerintah lebih serius memenuhi janji memberi penyetaraan hak dasar bagi penyandang cacat. Mulai dari hak memperoleh akses pendidikan, hak mendapatkan pekerjaan yang layak, sampai hak politik.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Unjuk rasa yang digelar Senin (3/12/2007) itu melibatkan tiga elemen, yaitu Komisi Penyandang Cacat, Komite Aksi Penyandang Cacat Indonesia, dan anggota BEM jurusan Pendidikan Luar Biasa UNJ.
Dengan alat bantu masing-masing, para penyandang cacat berjalan mengililingi sepanjang sisi Bundaran HI. Ada yang menggunakan kursi roda hingga sepeda motor yang telah dimodifikasi menjadi roda tiga.
Melihat aksi mereka, para pengguna jalan spontan memperlambat laju kendaraannya agar bisa membaca spanduk tuntutan dan sejenak melihat. Tidak ayal arus kendaraan dari arah Jl Sudirman menuju Jl Thamrin dan sebaliknya, yang sangat padat itu menjadi makin tersendat. (lh/sss)











































