Sikap Australia ini disampaikan oleh Meneg Lingkungan Hidup yang juga Presiden United Nations Convention of Climate Change (UNFCCC) Rchmat Witoelar di sela acara Konferensi Perubahan Iklim 2007 di Hotel Westin, Nusa Dua, Bali, Senin (3/11/2007).
"Australia telah menyatakan akan menjadi anggota penuh dari party, dan kita sangat gembira sekali dengan hal ini," tutur dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada kesempatan yang berbeda Ketua Delegasi Indonesia Emil Salim mengatakan bahwa keterlibatan Asutralia terhadap Protokol Kyoto ini terkait dengan adanya perubahan kepemimpinan Perdana Menteri Australia dari John Howard kepada PM Kevin Ruud. Dan Memang Kevin Ruud ini dalam kampanyenya sudah menggemborkan bahwa Australia akan meratifikasi Protokol Kyoto.
"Dengan masuknya Australia, berarti tinggal Amerika Serikat saja yang belum meratifikasi Protokol Kyoto. Itu memang merupakan kewenangan setiap negara, namun sebagai anggota konferensi Amerika Serikat tetap wajib hadir dalam konferensi ini," tutur dia. (dnl/asy)











































