Sambil Menangis Terisak, Syaukani Baca Pledoi

Sambil Menangis Terisak, Syaukani Baca Pledoi

- detikNews
Senin, 03 Des 2007 13:03 WIB
Jakarta - Air mata membasahi wajah Bupati Kutai Kartanegera (Kukar) nonaktif Syaukani Hasan Rais saat meminta maaf kepada warganya. Syaukani mengaku tidak korupsi.

"Saya minta maaf kepada warga Kutai Kartanegara yang telah memberi amanat dan kepercayaan kepada saya beberapa tahun lalu. Namun sekarang, saya tersandung tuduhan perkara," kata Syaukani sambil terisak.

Permohonan maaf itu disampaikan Syaukani saat membacakan pledoi di Pengadilan Negeri (PN) Tipikor, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (3/11/2007).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam pledoinya, Syaukani menjelaskan tuduhan KPK tidak beralasan. Tindakan penunjukan langsung terhadap perusahaan Mahakam Diastar Internasional telah sesuai dengan peraturan.

Selain itu, lanjut Syaukani, dugaan mengambil uang bantuan dana sosial dinilai hanya kesalahpahaman. Menurutnya, uang yang diambil dari dana bantuan sosial adalah dana pribadinya yang dititipkan ke kas daerah.

Syaukani menilai tuduhan yang diajukan jaksa telah jauh dari cita-citanya guna membangun Kabupaten Kukar.

"Namun saya tetap merasa tidak bersalah atas tindakan itu," kata Syaukani yang terus menangis.

Syaukani mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kukar, tokoh agama, aliansi parpol, termasuk KPK.

"Walau tidak merasa bersalah dan harus mendekam di penjara, tetapi saya merasa mendapat hikmah. Seribu tuduhan tetapi bisa berkah. Saya ikhlas menjalani garis hidup seperti sekarang," ujarnya.

Keluarga maupun kerabat tampak ikut menangis haru. (aan/sss)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads