Kolong Tol Jakut Jadi Gudang Sampah

Kolong Tol Jakut Jadi Gudang Sampah

- detikNews
Senin, 03 Des 2007 11:30 WIB
Kolong Tol Jakut Jadi Gudang Sampah
Jakarta - Apa kabar kolong tol Jakarta Utara? Setelah ribuan warga yang berlindung di bawahnya diusir paksa akhir September 2007, bukannya taman kota ataupun arena bermain warga yang menggantikan. Melainkan tumpukan sampah dan gudang barang tidak terkelola.

Di Warakas, misalnya. Di kelurahan yang menjadi target penggusuran itu, sampah menjadi penghuni baru kawasan tersebut. Sedikitnya 500-1000 m3 sampah per hari menumpuk di situ. Tingginya intensitas sampah tersebut karena berbatasan dengan pasar dan pemukiman padat.

Demikian pula di kolong tol Lodan hingga Rawa Bebek, Penjaringan. Di tempat itu lebih beragam. Tidak hanya sampah melainkan juga untuk menaruh barang dagangan, kotak kayu, hingga material bangunan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada sampah setelah gusuran. Sebelumnya nggak ada, nggak sebanyak ini sampahnya," kata Firman (29) pemulung kolong tol Warakas bercerita kepada detikcom, Senin (3/12/2007).

Firman yang asli Indramayu tidak sendiri. Ia bersama 7 pemulung lain mengais sampah-sampah itu. Bagi mereka, sampah merupakan berkah.

"Jadi nggak harus jauh-jauh ke Pegangsaan Dua. Saya tinggal di Kalibaru, cukup setengah jam jalan," ujarnya.

Menurut sumber di Walikota Jakarta Utara, penataan kolong tol baru akan dilakukan awal tahun 2008. Nantinya kolong tol akan disulap menjadi taman atau sarana olahraga seperti lapangan bulu tangkis.
(Ari/ana)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads