Sepinya KRL Ciliwung Blue Line, Ngaret Pula

ADVERTISEMENT

Sepinya KRL Ciliwung Blue Line, Ngaret Pula

- detikNews
Senin, 03 Des 2007 09:09 WIB
Jakarta - Kereta api listrik (KRL) Ciliwung Blue Line yang baru diluncurkan masih sepi penumpang. Kereta yang dapat mengangkut 400 orang sekali angkut ini, hanya dipenuhi sekitar 50 orang. Kereta api ini juga masih ngaret dari jadwal.

Pantauan detikcom yang menaiki kereta ini di Stasiun Manggarai, Jakarta Selatan, Senin (3/12/2007) pukul 08.00 WIB, terlihat banyak penumpang yang turun di Stasiun Sudirman.

Kebanyakan mereka adalah pekerja yang bekerja di kawasan itu. Sedangkan di stasiun-stasiun lain masih terlihat jarang penumpang yang naik atau turun kereta ini.

Puput (26) salah seorang penumpang kereta itu, mengeluhkan molornya keberangkatan kereta ber-AC itu. Menurut jadwal, seharusnya kereta berangkat pukul 07.30 WIB dari Stasiun Manggarai, tapi malah baru berangkat pukul 08.00 WIB.

"Kalau bisa jangan telat, kan kita mau masuk kerja. Masak baru diresmikan sudah telat," kritik karyawati sebuah perusahaan di Jalan Sudirman ini.

Puput tiap pagi berangkat kerja dengan kereta. Warga Bekasi ini naik KRL dari rumahnya, kemudian turun di Stasiun Manggarai, lalu melanjutkan naik kereta ke Stasiun Sudirman.

Keluhan mengenai keterlambatan juga diungkapkan Mira, menurutnya kereta ini seharusnya tepat waktu. Mira juga meminta agar ada tiket terusan, sehingga dia tidak usah turun ke stasiun untuk membeli tiket saat berganti kereta.

"Jadi tidak repot harus beli tiket lagi waktu mau ganti kereta," katanya.

Kereta api ini melaju dengan kecepatan sekitar 40 km/jam. Dengan kecepatan tersebut, waktu tempuh dari Stasiun Manggarai ke Stasiun Muara Angke, Jakarta Utara, hanya 40 menit. (nal/sss)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT