Wajah Bopeng Trotoar Sentul gara-gara Diterabas Pemotor

Wajah Bopeng Trotoar Sentul gara-gara Diterabas Pemotor

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 06 Agu 2026 20:59 WIB
Trotoar di Jalan Alternatif Sentul, Bogor, sering dilewati motor sampai rusak. (Rizky/detikcom).
Trotoar di Jalan Alternatif Sentul, Bogor, sering dilewati motor sampai rusak. (Rizky/detikcom).
Bogor -

Trotoar di Jalan Alternatif Sentul, Desa Cijujung, Kecamatan Sukaraja, Bogor, Jawa Barat, menjadi bopeng. Penyebabnya, trotoar tersebut kerap dilewati pemotor.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (6/8/2026), pengendara motor itu ramai melintas di trotoar saat jam keberangkatan siswa menuju sekolah. Sejak pukul 06.30 WIB, beberapa menit sekali ada pengendara motor yang lewat.

Para pengendara motor melintas di trotoar. Kondisi trotoar sendiri terlihat hancur di beberapa titik. Tampak batuan trotoar pecah dan potongan pecahannya berserakan di sekitar trotoar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Salah seorang warga setempat bernama Amir (58) mengatakan pemandangan sepeda motor yang melintas di trotoar itu sudah menjadi makanan sehari-hari. Menurut dia, para pengendara tidak melewati trotoar hanya saat ada petugas kepolisian yang berjaga.

"Kalau umpama polisi ada di situ mah sampai sini (tak sampai trotoar) saja semua motor mah. Ngumpulnya di sini, pada jalan anaknya," jelasnya.

Dia menyebutkan trotoar itu sudah lama rusak. Menurut dia, para pemotor bandel melintas di trotoar.

"Memang baru-baru ini aja, baru dibangun aja udah pada itu rusak soalnya kan motor masuk ke situ semua. Jadi kalau ada polisi doang nggak bisa," bebernya.

Sudah Jadi Kebiasaan

Senada, warga bernama Amir (70) juga mengatakan pemandangan motor melintas di trotoar baginya sudah biasa. Tujuannya, kebanyakan mengantar siswa ke sekolah.

Amir setiap pagi menjadi pak ogah di depan gang Jalan Siliwangi sehingga baginya bukan pemandangan aneh lagi melihat sepeda motor melaju di lajur yang bukan semestinya itu.

"Iya biasanya buat antar anak sekolah. Sudah biasa (lihat), mungkin malas muter karena jauh," imbuh dia.

Sementara itu, detikcom sudah mencoba meminta keterangan dari pengendara motor yang melintas di trotoar. Salah satu pengendara mengatakan memilih lewat trotoar karena enggan mengambil jalan memutar.

"Kalau mutar jalannya jauh," ujar salah satu pengendara.

Gegara Memutar Jauh

Amir juga mengungkap pemotor yang mengantar siswa ke sekolah enggan untuk memutar balik karena lebih jauh. Akhirnya mereka mencari jalan pintas.

"Ada SMP belakang perumahan sini. Iya, nanti kalau muter mah jauh. Lewat sini (trotoar) saja terus," kata Amir.

Amir mengatakan sesekali ada polisi lalu lintas yang berjaga di sekitar lokasi. Banyak tukang hingga pelajar lewat.

"Iya, anak sekolah semua (yang lewat). Ya kadang-kadang ada juga tukang jualan gitu lewat sana, tukang tempe apa tukang apa gitu ya," imbuhnya.

Halaman 2 dari 3
(rdp/isa)


Berita Terkait