Perbaikan Bandara Polonia Diupayakan 2 Bulan

Perbaikan Bandara Polonia Diupayakan 2 Bulan

- detikNews
Minggu, 02 Des 2007 23:48 WIB
Medan - Perbaikan terminal keberangkatan domestik Bandara Internasional Polonia Medan yang terbakar, diupayakan selesai dua bulan ke depan. Biayanya akan ditanggung PT Angkasa Pura II.
 
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Departemen Perhubungan Budi Mulyawan Suyitno menyatakan, pihaknya prihatin dengan terjadinya kebakaran ini, dan akan mengupayakan perbaikan selesai dalam waktu singkat, sehingga bandara dapat beroperasi normal kembali.
 
"Kita upayakan dalam satu atau bulan ke depan perbaikan akan dilakukan antara satu hingga dua bulan ke depan," kata Budi Mulyawan Suyitno kepada wartawan, Minggu (2/12/2007) malam setibanya di Bandara Polonia Medan dari Jakarta.
 
Pembangunan segera dimulai begitu polisi selesai melakukan penyelidikan. Demikian juga perhitungan akibat kebakaran. Diharapkan pada Januari 2008 bangunan baru itu sudah selesai, walau kemungkinan belum sempurna mengingat waktunya yang singkat.
 
Pembangunan kembali terminal keberangkatan domestik tersebut, kata Budi, harus diikuti dengan perbaikan berbagai fasilitas keamanan bandara. Termasuk peningkatan sumber daya manusia di lingkup bandara untuk mengantisipasi bencana sejenis maupun bencana lainnya. Perlu simulasi dan latihan agar dapat tanggap darurat menghadapi bencana seperti kebakaran ini. Dia mencontohkan Bandara Soekarno-Hatta yang tahun ini sudah dua kali melakukan simulasi penanganan kebakaran.
 
Budi menjelaskan, terbakarnya Bandara Polonia ini menjadi pelajaran berharga. Bandara-bandara lainnya di Indonesia diminta untuk melakukan antisipasi untuk bencana sejenis maupun bencana lainnya. Hal ini perlu dilakukan untuk menjaga keamanan bandara dari berbagai macam kemungkinan. Budi juga meminta agar lokasi bekas kebakaran untuk segera ditutup agar tidak menimbulkan kesan yang menyeramkan.
 
Sementara untuk antisipasi ketidaknyamanan penumpang yang akan berangkat, Budi menyatakan, dalam waktu dekat ini akan diupayakan agar ruang keberangkatan dapat diperbanyak. Dengan demikian ruang VIP hanya untuk keberangkatan satu maskapai saja. Sehingga kondisinya akan lebih baik dibanding hari ini.
 
Sejak Minggu pagi, semua penumpang maskapai berangkat dari ruang VIP, kecuali Mandala Airlines, Batavia dan Sriwijaya Airlines yang berangkat dari Avron Kelapa Sawit Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Medan. Sehingga terjadi kekacauan dan penumpukan penumpang pada keberangkatan domestik.
(rul/mly)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads