"Nanti di-fit and proper test terbuka. Kalian juga bisa mengamati model, jenis, dan bentuk pertanyaan yang diajukan oleh Komisi III. Dari situ kalian bisa melacak, ada pertanyaan titipan, ada pertanyaan yang enteng-enteng, ada pertanyaan yang memuji,β kata anggota Komisi III DPR Benny K Harman.
Hal itu dia sampaikan di sela-sela pameran kinerja pembaruan hukum 2007 di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta, Minggu (2/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Setiap calon itu mempunyai tim sukses. Tim yang tujuannya 'melobi', meyakinkan anggota Komisi III bahwa calonnya itu calon yang sungguh-sungguh memiliki komitmen untuk memberantas korupsi,β ujarnya.
Benny menjelaskan, lobi-lobi yang terjadi menjelang hari H fit and proper test dilakukan secara personal maupun fraksi. Namun dia mengaku tidak tahu lebih lanjut soal lobi tersebut.
"Aku nggak tahu, kan aku nggak pernah mengalami," kata dia.
Sebelumnya, santer diberitakan 5 nama calon pimpinan KPK telah 'direstui' sejumlah pimpinan fraksi. Kelimanya adalah Antasari Azhar (kejaksaan), Bibit Samad Rianto (kepolisian), Haryono (BPKP), Chandra M Hamzah (pengacara), dan Moch Jasin (pegawai KPK). (fiq/mly)











































