Ketua MPR RI, Ahmad Muzani memastikan Sidang Tahunan MPR RI akan diselenggarakan pada Jumat, 14 Agustus 2026, mulai pukul 08.30 WIB - hingga selesai sebelum pelaksanaan Shalat Jumat. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Gabungan Pimpinan MPR RI bersama pimpinan fraksi, Kelompok DPD, dan Alat Kelengkapan MPR RI di Ruang Kerja Ketua MPR RI, Lantai 7 Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/8).
Muzani menjelaskan, Sidang Tahunan MPR RI merupakan forum konstitusional yang setiap tahun menjadi momentum penyampaian laporan pelaksanaan tugas konstitusional lembaga-lembaga negara sekaligus memperkuat sinergi antarlembaga dalam mewujudkan tujuan bernegara sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
"Agenda Sidang Tahunan MPR RI meliputi Pidato Ketua MPR RI, Pidato Ketua DPD RI, serta Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia yang sekaligus menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara," ujar Muzani dalam keterangannya, Kamis (6/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mendukung kelancaran pelaksanaan sidang, MPR RI akan mengundang Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden (Wapres) RI, Gibran Rakabuming Raka, para mantan Presiden dan Wakil Presiden, mantan pimpinan MPR RI, DPR RI, dan DPD RI, pimpinan lembaga negara, para menteri Kabinet Merah Putih, duta besar negara sahabat, para ketua umum partai politik, serta berbagai unsur masyarakat.
Menurut Muzani, Sekretariat Jenderal MPR RI saat ini tengah memfinalisasi seluruh persiapan teknis sekaligus mendistribusikan undangan kepada para tamu negara dan undangan kehormatan agar pelaksanaan Sidang Tahunan MPR RI Tahun 2026 berjalan dengan tertib, khidmat, dan lancar.
Selain membahas kesiapan Sidang Tahunan MPR RI, rapat gabungan juga mengevaluasi sejumlah agenda kelembagaan lainnya, termasuk perkembangan penyusunan Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN) dan persiapan peringatan Hari Konstitusi.
Sebagai informasi, rapat dipimpin langsung Muzani yang didampingi para Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, Rusdi Kirana, Hidayat Nur Wahid (HNW), Eddy Soeparno, dan Abcandra Muhammad Akbar Supratman. Hadir pula pimpinan fraksi di MPR RI, Ketua Kelompok DPD di MPR RI, pimpinan Alat Kelengkapan MPR RI, serta jajaran Sekretariat Jenderal MPR RI.
Tonton juga video "MPR Serahkan Konsep PPHN, Prabowo Soroti Banyak Kepala Daerah Korupsi"
(akn/ega)









































