×
Ad

Kenalkan, Sofia Anak Buruh Lulusan SMA CT ARSA yang Tembus ITB

Nur Khansa Ranawati - detikNews
Kamis, 06 Agu 2026 12:01 WIB
Sofi Aulia Syarifa lulusan SMA Plus CT ARSA yang tembus ITB. (Nur Khansa Ranawati/detikJabar)
Bandung -

Bagi Sofi Aulia Syarifa (19), melanjutkan pendidikan hingga perguruan tinggi pernah terasa seperti mimpi yang terlalu jauh untuk digapai. Tapi kini, siswa SMA Plus CT ARSA Sukoharjo, Jawa Tengah, itu berhasil diterima sebagai mahasiswa baru program sarjana Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun akademik 2026/2027.

Sejak kecil, anak kedua dari enam bersaudara ini menjadi saksi perjuangan sang ayah yang bekerja serabutan untuk menghidupi keluarga. Di Purworejo, Jawa Tengah, ayahnya merupakan buruh harian lepas yang harus berpindah-pindah pekerjaan mengikuti kesempatan yang ada. Mulai dari menjadi kuli bangunan, merantau ke Kalimantan, hingga membuka jasa pijat di pasar malam.

Pekerjaan yang tidak menentu membuat kondisi ekonomi keluarga sering kali naik-turun. Bahkan ada masa ketika ayahnya tidak dapat mengirim uang ke rumah karena pekerjaan sedang sepi.

"Yang bekerja hanya ayah saya sebagai buruh harian lepas. Kadang jadi kuli bangunan, sempat kerja di Kalimantan, pernah juga buka jasa pijat di pasar malam dan jaga stan mainan. Kadang memang tidak bisa kirim uang ke rumah," ujarnya, seperti dilansir detikJabar, Selasa (5/8/2026).

Dalam keterbatasan, pendidikan tinggi bukan sesuatu yang mudah dibayangkan. Sofi mengaku keluarganya lebih banyak memikirkan bagaimana kebutuhan sehari-hari dapat terpenuhi dibandingkan perkuliahan. "Dulu kami merasa melanjutkan sekolah itu sesuatu yang mustahil. Bahkan untuk melanjutkan hidup saja, biaya makan kadang masih susah," kenangnya.

Namun, perjalanan hidupnya perlahan berubah. Selepas menyelesaikan jenjang SMP, Sofi mendapat kesempatan untuk bersekolah di SMA Plus CT ARSA Sukoharjo, Jawa Tengah.

Kini, Sofi menjadi salah satu dari delapan alumni SMA Plus CT ARSA yang berhasil lolos Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) dan diterima sebagai mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun akademik 2026/2027.

Ia diterima di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ITB dan mengikuti Sidang Terbuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) ITB di Sasana Budaya Ganesha (Sabuga), Bandung, Rabu (5/8/2026). "Saya merasa sangat amat bersyukur dan merasa terbantu banget," ungkapnya.

Kesempatan bersekolah di CT ARSA, menurutnya, menjadi titik balik yang mengubah masa depannya. Selama menempuh pendidikan di sana, seluruh kebutuhan pendidikan hingga kehidupan di asrama dipenuhi sehingga siswa tak perlu memikirkan biaya.

"Karena adanya Bunda (Anita Tanjung-Founder CT ARSA Foundation) dan tim CT ARSA, kami bisa merasakan fasilitas pendidikan yang sangat berkualitas. Dari situ kami jadi berani bermimpi dan akhirnya bisa masuk ke perguruan tinggi yang kami inginkan," ujarnya.

Bagi Sofi, salah satu hal yang paling membekas selama bersekolah di sana adalah budaya saling mendukung antar siswa. Ia mengatakan para siswa tidak hanya didorong mengejar prestasi akademik, melainkan juga dibentuk agar memiliki kepedulian terhadap sesama.

"Selama sekolah di CT ARSA benar-benar dididik bukan hanya untuk berprestasi, tetapi juga punya etika yang baik. Kalau kita sudah paham pelajaran sementara teman belum paham, kita diminta mengajari," paparnya.

Baca selengkapnya di sini

Tonton juga video "Seluruh Siswa SMA Unggulan CT Arsa Sukoharjo Lulus, 3 Diterima di LN"




(idh/dhn)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork