Pengurangan Emisi Karbon Jangan Rugikan Negara Berkembang

Pengurangan Emisi Karbon Jangan Rugikan Negara Berkembang

- detikNews
Minggu, 02 Des 2007 16:36 WIB
Nusa Dua - Konferensi Climate Change (Perubahan Iklim) terfokus pada mencari formula tepat mengurangi emisi karbon. Solusi yang tepat diharapkan tidak akan merugikan negara-negara berkembang.

"Dalam konferensi ini kita melakukan diskusi dengan perasaan yang sama untuk mencari solusi tanpa mengurangi kemajuan negara berkembang untuk mencapai pertumbuhan ekonominya," kata Sekretaris Eksekutif UNFCCC Yvo de Boer, kepada pers di Bali International Convention Centre (BICC), Nusa Dua, Badung, Bali, Minggu (2/12/2007).

"Bagaimana pun kita berpikir jangka panjang, di mana negara maju menurunkan emisi serta membantu negara berkembang untuk turut merendahkan emisi sekaligus membantu pertumbuhan ekonominya," kata Boer.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Boer menambahkan solusi pengurangan pemanasan global bukan untuk membatasi pertumbuhan ekonomi dari negara-negara berkembang. Negara berkembang, seperti India, berjanji mau melaksanakan adaptasi dan mitigasi, tetapi tetap mendahulukan pertumbuhan ekonomi dan pengentasan kemiskinan.

Namun, Boer menambahkan bahwa konferensi ini berpotensi gagal mencapai kesepakatan jika hanya difokuskan pada diskusi pencapaian target-target seputar isi Protokol Kyoto yang diwarnai pro dan kontra itu.

Sangat penting semua negara peserta mempunyai pemikiran dan berperan sama dalam langkah selanjutnya saat Protokol Kyoto berakhir. "Dalam hal ini dibutuhkan kemauan politik yang kuat dari pemimpin negara-negara peserta konferensi,"katanya.

Hasil kongkret dari konferensi di Bali adalah munculnya kesepakatan mengenai pendanaan untuk adaptasi dan kesepakatan mengenai mekanisme pengurangan emisi. (gds/asy)


Berita Terkait