Dua tembakan yang dihujamkan polisi itu diarahkan untuk Dani Sambara (20) dan rekannya Deka Sarbin (20). Keduanya berusaha mencongkel kaca spion mobil Toyota Wish dengan no pol B 1785 MR milik Leonardo Purnomo (23).
Mereka mencongkel paksa di siang hari bolong Sabtu (1/12/2007) kemarin di Putaran balik Jl Raya Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara tepatnya depan Balai Samudera.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Maling!! Maling!!" teriaknya.
Deka pun panik dan seketika semua kendaraan yang berada di sana memberi klakson. Akhirnya Deka pun kabur ke arah Dani dan langsung bergegas menyalakan motor tersebut.
Karena berusaha kabur di daerah macet, salah satu mobil memepet mereka. Keduanya pun terjatuh, Brakk!!
Satpam beberapa ruko di sana, Priagus (40) dan tukang parkir, Mathendra (30), langsung menarik kerah baju mereka. Namun, keduanya masih saja melawan dan melarikan diri.
Saat berusaha kabur ke beberapa bangunan, mobil patroli Polsek Metro Kelapa Gading terlihat melintas. Tidak takut melihat para pria berseragam coklat, mereka tetap lari. Akhirnya, petugas pun meluncurkan timah panas ke masing-masing kaki kanan mereka. Keduanya pun dibawa ke Polsek Kelapa Gading.
"Saya awalnya diajari oleh Boim sebulan lalu. Sekarang anaknya sudah di Bandung. Saya jual di daerah Taman Sari. Rp 500.000 dibagi dua rata. Kalau harga pasarannya bisa Rp 1 juta atau Rp 1,3 juta," ujar dia.
Saat ini mereka menuju ke tahanan Polsek Kelapa Gading. Mereka tampak berjalan pincang.
(ziz/asy)











































