60 Persen Pecandu Narkoba di Jakarta Timur Kena HIV/Aids

60 Persen Pecandu Narkoba di Jakarta Timur Kena HIV/Aids

- detikNews
Sabtu, 01 Des 2007 13:48 WIB
Jakarta - Hampir 60 persen pengguna narkoba di wilayah Jakarta Timur diperkirakan terjangkit human immunodeficiency virus (HIV) dan acquired immune deficiency syndrome (Aids). Di wilayah Jakarta Timur sendiri diperkirakan ada 8.000-an pengguna narkoba.
 
"Untuk Jakarta Timur dari data yang kita terima itu ada sekitar 8.000-an pengguna narkoba. Kita sendiri sudah melakukan pejangkauan dan pelayanan terhadap 3.000an orang," kata seorang konselor Karisma Jakarta Timur bernama Octa kepada detikcom di GOR Jakarta Timur, Jl Oto Iskandardinata, Jakarta Timur, Sabtu (1/12/2007).
 
Menurut Octa, jumlah pecandu narkoba dan pecandu yang terjangkit HIV/Aids setiap tahunnya meningkat. Hal ini disebabkan, tidak semua pecandu narkoba mau mengikuti program voluntary conceling test (VCT).
 
"Nah, mereka baru sadar dan mau ikut setelah sakit atau terjangkit HIV/Aids," jelasnya.
 
Diterangkan Octa, dari data Dinas Kesehatan yang dilansir Komisi Penanggulangan Aids Nasional (KPAN), estimasi jumlah populasi rawan penularan Aids di DKI Jakarta, yaitu wanita penjaja seks sekitar 33.910 orang, pecandu narkoba sekitar 33.750 orang, waria 1.340 orang, warga binaan pemasyarakatan 9.240 orang dan orang yang hidup dengan HIV dan Aids (Odha) 27.670 orang, sedangkan yang terkena kasus Aids sekitar 2.565 orang.
 
Sementara untuk seluruh Indonesia estimasi jumlah populasi rawan tercatat untuk wanita penjaja seks ada 221.000 orang, pecandu narkoba 219.000 orang, waria 28.000 orang, warga binaan pemasyarakatan 96.000 orang, sedangkan total kasus Aids tercatat 8.196 kasus.
 
Guna mengatasi persoalan tersebut, Octa melanjutkan, pihaknya telah banyak melakukan berbagai program di antaranya konseling, rehabilitasi, melakukan tes HIV/Aids bagi masyarakat dan sport group. "Bagusnya banyak juga yang berminat, tapi mereka yang berminat rata-rata pemain lama (pecandu narkoba) yang sudah capek," ujarnya.
 
Selain concern dalam penangani para pecandu narkoba, Karisma juga melakukan pelayanan terhadap penderita HIV/Aids yang bukan pecandu. "Kita sendiri menerima bila ada masyarakat lain yang ingin melakukan konseling dan melakukan tes," imbuhnya.
 
Sementara itu, dalam Peringatan Hari Aids se-Dunia 1 Desember 2007 yang bertema "Stop Aids, Keep the Promise" di GOR Jakarta Timur berlangsung meriah. Acara ini juga dihadiri ratusan anak-anak, pelajar, mahasiswa dan masyarakat umum.
 
Acara juga dimeriahkan dengan berbagai aksi kesenian, musik dan talk show, juga dibuka berbagai stan dari sejumlah LSM pemerhati masalah narkoba dan HIV/Aids.

(zal/qom)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait