Cegah Api Nyala Lagi, Damkar Tetap Semprot TPS Liar di Kramat Jati

Cegah Api Nyala Lagi, Damkar Tetap Semprot TPS Liar di Kramat Jati

Kurniawan Fadilah - detikNews
Senin, 03 Agu 2026 16:29 WIB
Damkar masih menyemprotkan air ke tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kramat Jati, Jakarta Timur. Api terus disemprotkan agar api padam total. (Kurniawan/detikcom)
Damkar masih menyemprotkan air ke tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kramat Jati, Jakarta Timur. Api terus disemprotkan agar api padam total. (Kurniawan/detikcom)
Jakarta -

Petugas pemadam kebakaran (damkar) masih menyemprotkan air ke tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim). Api terus disemprotkan agar api padam total.

Pantauan detikcom di lokasi, Senin (3/8/2026), hingga pukul 15.10 WIB sore ini, sejumlah petugas damkar masih berjaga. Mereka dilengkapi tiga unit mobil damkar.

Sekitar pukul 15.30 WIB, petugas damkar pun tampak kembali menyemprotkan air ke sejumlah titik terjadi kebakaran di TPS liar Kramat Jati ini. Penyemprotan dilakukan secara bergantian, mulai dari sisi tengah, kanan, kemudian kiri TPS liar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditemui di lokasi, Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Kota Jaktim, Muchtar Zakaria, menjelaskan memang mengerahkan pasukannya untuk tetap siaga di lokasi untuk memastikan kondisi api sudah benar-benar padam. Muchtar menyebut, kondisi cuaca yang panas sangat berpengaruh terhadap potensi kemunculan api kembali.

Damkar masih menyemprotkan air ke tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kramat Jati, Jakarta Timur. Api terus disemprotkan agar api padam total. (Kurniawan/detikcom)Petugas mengurai tumpukan sampah menggunakan ekskavator (backhoe) agar tumpukan sampah basah dan tak terbakar. (Kurniawan/detikcom)

"Kita tetap masih standby di sinilah ya, kita untuk jaga. Karena memang kan situasinya udah ada, cukup panas ya kan. Ya daripada kita nanti ada terjadi penyalaan kembali, ya kita masih standby-lah. Satu unit ada 5 sampai 10 personel," kata Muchtar.

"Ya pengaruh (cuaca panas). Kalau cuaca panas tuh kemudian bahan-bahan kering, kering kan, ada tiupan angin, ada gesek-gesek, lama-lama kan terjadi penyalaan," lanjutnya.

Dia juga menyampaikan saat ini terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait seperti Sudin Lingkungan Hidup (LH) dan Sumber Daya Air (SDA). Koordinasi dilakukan untuk pengerukan tumpukan sampah yang dikhawatirkan masih menimbulkan titik api.

"Titik-titik apinya ada di bawah nih. Di bawah tumpukan-tumpukan. Nah, kita lihat kan ada puing, ada sampah, ada puing, ada sampah, kan? Nah, mungkin rongga, ada rongga-rongga di bawah, karena suhu udara panas, nah terjadilah gesekan-gesekan di bawah tuh, sehingga menimbulkan api," jelas dia.

Damkar masih menyemprotkan air ke tempat pembuangan sampah (TPS) liar di Kramat Jati, Jakarta Timur. Api terus disemprotkan agar api padam total. (Kurniawan/detikcom)Sisa-sisa kebakaran. Saat ini damkar tetap siaga di lokasi untuk menyemprotkan air ke TPS liar di Kramat Jati, Jakarta Timur. Api terus disemprotkan agar api padam total dan mencegah penyalaan api kembali. (Kurniawan/detikcom)

Petugas mengurai tumpukan sampah menggunakan ekskavator (backhoe) agar tumpukan sampah basah dan tak terbakar. Damkar mengupayakan pemadaman diselesaikan secepatnya.

Kebakaran yang melanda TPS liar di Kramat Jati ini terjadi pada Sabtu (1/8) pagi sekitar pukul 07.10 WIB. Kebakaran ini pun menyebabkan satu petugas damkar gugur, yakni Kepala Regu Damkar Sektor Cipayung, Andriyono.

Simak juga Video Pramono soal Renovasi Kios Pasar Kramat Jati: Paling Lama 5 Hari

Halaman 3 dari 2
(kuf/jbr)


Berita Terkait