Belajar Lobi dari Pakistan Agar Larangan Terbang Dicabut

Belajar Lobi dari Pakistan Agar Larangan Terbang Dicabut

- detikNews
Sabtu, 01 Des 2007 08:23 WIB
Jakarta - Larangan terbang ke wilayah Uni Eropa (UE) pada Pakistan International Airlines dicabut. Beda nasib, 51 maskapai penerbangan Indonesia tak juga keluar dari daftar hitam tersebut. Adakah yang salah dari lobi RI?

"Lobi Indonesia seharusnya kontinyu dan tidak tergantung hanya pada saat pertemuan resmi," ujar pengamat kebijakan publik dan transportasi Agus Pambagyo kepada detikcom, Jumat (30/11/2007).

Pemerintah Indonesia, lanjut dia, belum menjawab semua temuan audit yang tercantum dalam Universal Safety Oversight Audit Program (USOAP) yang menjadi dasar European Air Safety Agency (EASA) dari UE untuk melakukan larangan terbang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Corrective Action Plan belum menjawab rekomendasi dalam USOAP. Saya akan bantu Pak Menhub dan khususnya kita semua konsumen penerbangan di Indonesia supaya pada persidangan UE berikutnya sudah ada kemajuan," imbuh dia.

Agus Pambagyo yang sering bolak-balik Belanda-Indonesia ini kerap melakukan lobi dengan pihak UE. Namun kegiatan itu dilakukan dia secara independen. Lobi dilakukannya karena dia kerap berdiskusi dengan beberapa pihak dari UE.

"Lobi bukan pekerjaan singkat namun bertahap yang panjang. Pakistan yang belum lama di-release, lobi dilakukan setiap saat langsung ke UE. Mungkin atase perhubungan di Belanda dan Belgia bisa difungsikan sebagai pelobi yang rutin bicara dengan EASA atau UE, tidak tergantung saat pertemuan resmi saja," tandasnya. (nvt/nvt)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait