Hal itu terbukti dengan dimasukkannya Garuda Indonesia dalam daftar maskapai yang dilarang terbang ke wilayah UE. Padahal segi pelayanan keamanan dan peralatannya sudah diupayakn memenuhi standar internasional.
"Garuda itu selain maskapai penerbangan resmi negara, peralatannya juga sudah mengikuti standar internasional. Termasuk safety-nya. Kenapa diberlakukan seperti itu, ini tidak adil. Kita perlu protes keras, karena ada upaya pembunuhan di sini," kata Ketua FPAN DPR Zulkifli Hasan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (30/11/2007).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, kecelakaan tidak terjadi di Indonesia saja. Di negara maju juga masih terjadi. "Kalau soal kecelakaan di mana saja bisa terjadi. Kalau itu alasannya tidak fair kenapa beberapa negara lain tidak dilarang, padahal juga alami kecelakaan," imbuh Zul.
Kalau pelarangan diberlakukan, pemerintah harus tegas membuat perhitungan kepada UE. Hal itu penting agar Indonesia tidak terus dilecehkan. "Selain itu, penguatan diplomasi juga harus terus dilakukan untuk memperkuat posisi Indonesia di mata internasional," tandasnya. (nvt/nvt)










































