KPA Diminta Cegah Pengibaran Bendera GAM

KPA Diminta Cegah Pengibaran Bendera GAM

- detikNews
Jumat, 30 Nov 2007 19:52 WIB
Jakarta - Diindikasikan ada upaya pengibaran bendara Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada ulang tahun atau miladnya pada 4 Desember 2007 mendatang. Komite Peralihan Aceh (KPA) diminta untuk bisa mengendalikan dan mencegah hal itu tidak terjadi.

"Terkait dengan Milad GAM tanggal 4 Desember ada indikasi akan terjadi pengibaran bendera GAM. Oleh karena itu KPA untuk bisa mengendalikan agar tidak ada upaya pengibaran bendera GAM di wilayah Aceh Utara," kata Komandan Kodim 0103/Aceh Utara Letnan Kolonel Inf Yogi Gunawan kepada wartawan usai penutupan Apel Dansat, Danrem dan Dandim di Mabes AD, Jl Veteran, Jakarta, Jumat (30/11/2007).

Menurut Yogi, TNI sudah koordinasi dengan kepolisian yang memiliki wewenang dalam soal keamanan di Aceh. Polisi sudah melakukan antisipasi melalui tindakan preventif dan mencegah agar tidak terjadi pengibaran bendera berlambang bintang dan bulan sabit tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kepolisian, lanjut Yogi, sudah melakukan langkah-langkah pencegahan agar tidak terjadi pengibaran bendera GAM. Aparat keamanan juga sudah melakukan pertemuan dengan pimpinan KPA dan sudah ada perjanjian untuk tidak melakukan pengibaran bendera.

Yogi juga mengimbau agar masyarakat yang memperingati milad GAM hanya melakukan kegiatan yang bersifat syukuran biasa. Daerah yang rawan saat ini tercatat di wilayah Kecamatan Sawang, Matang Kuli, Bhaktiya, Jambu Aye, Aceh Utara, termasuk di Aceh Timur, Pidie, Bireun.

Diakui Yogi, saat ini atribut GAM masih banyak dimiliki oleh masyarakat Aceh Utara. Bahkan di setiap kecamatan ada perwakilan KPA sehingga dimungkinkan atribut GAM masih banyak. "Itu indikasinya," imbuh mantan Kepala Penerangan Kopassus ini. (zal/asy)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads