SBY Minta Musibah Kapal Ber-ABK WNI di Taiwan Dipantau

SBY Minta Musibah Kapal Ber-ABK WNI di Taiwan Dipantau

- detikNews
Jumat, 30 Nov 2007 18:43 WIB
Jakarta - Presiden SBY prihatin atas belum ditemukannya 26 orang pelaut RI dalam musibah hilangnya kapal akibat badai di perairan utara Taiwan. Pejabat terkait ia minta terus memantau perkembangan dan ambil langkah tindak lanjut yang diperlukan.
 
“Menko Polhukam dan Menhub melakukan tindak lanjut. Pak Erwin, kepala kantor dagang dam ekonomi RI di Taiwan, juga sudah berada di lokasi,” ujar Jubir Kepresidenan Dino Pattidjalal di Kantor Presiden, Jakarta, Jum’at (30/11/2007).
 
M.V. Mezzanine milik perusahaan Indonesia, Selasa (27/11) tenggelam di perairan utara Taiwan, dalam badai hebat yang melanda kawasan laut Pantai Keelung. Kapal barang berbendera Panama yang 26 orang awaknya WNI itu sedang menuju Pelabuhan Tian Jin, Cina.
 
Upaya mencari korban dilaksanakan tim SAR Taiwan dengan mengerahkan 10 kapal laut dan 1 helikopter. Sesuai prosedur, operasi pencarian itu akan berlangsung selama 72 jam sejak musibah diketahui.

Mengantisipasi kemungkinan terburuk, pemerintah berharap perusahaan pemilik kapal pengangkut bijih besi itu sudah menyiapkan asuransi bagi para ABK-nya. Sementara untuk proses pemulangannya, akan dibantu sepenuhnya oleh pemerintah.
 
“Asumsi kita mereka yang bekerja di kapal sudah diasuransikan, dan kita berhadap dari segi hukum sudah sirapikan bantuan untuk pihak keluarga. Pemerintah akan membantu nanti pemulangannya ke Tanah Air,” ujar Dino.

(lh/nrl)


Berita Terkait