KAI Respons Curhat Warga di Menteng, Tegaskan Lahan Dekat Rel Harus Kosong

KAI Respons Curhat Warga di Menteng, Tegaskan Lahan Dekat Rel Harus Kosong

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 03 Agu 2026 06:33 WIB
Lahan tidur milik KAI di Menteng Jakarta Pusat (Adrial/detik)
Foto: Lahan milik KAI di Menteng Jakarta Pusat (Adrial/detik)
Jakarta -

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta merespons keluhan warga terkait lahan di sekitar rel di Menteng, Jakarta Pusat, tidak terawat usai warga dilarang menggelar aktitivas di lokasi tersebut. KAI menegaskan right of way (ROW) atau area di sekitar jalur rel memang harus terbebas dari segala bentuk kegiatan.

"Lahan itu harus dibiarkan kosong, tidak boleh ada tumbuhan tinggi apalagi aktivitas. ROW itu bukan kita sengaja kumuh atau apa, tapi emang harus kosong," kata Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, saat dihubungi, Senin (3/8/2026).

Franoto mengatakan KAI juga sudah menyediakan petugas pemelihara prasarana yang rutin memastikan kondisi di tiap ROW Daop 1 Jakarta. Dia menyebut petugas prasarana itu juga bertugas dalam menjaga kebersihan lingkungan yang masuk ke dalam area ROW.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi di kami memang ada petugas prasarana yang rutin selain juga memastikan kehandalan jalur kereta kami, juga dia punya tugas membersihkan lingkungan yang masuk ROW dan hal tersebut ada jadwalnya," ujar Franoto.

KAI juga mengajak warga untuk memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan yang masuk area ROW. Franoto mengingatkan area ROW bukan merupakan tempat pembuangan sampah.

"Perkara ada pendapat dari warga sekitar bahwa di lahan ROW tersebut banyak sampah, tentu bukan KAI yang membuang sampah. Nggak mungkin juga warga dari Surabaya, misalkan dari Maluku buang sampah di situ," jelas Franoto.

"Kami mengimbau warga untuk sama-sama menjaga kebersihan lingkungan karena di lintasan Daop 1 banyak juga masyarakat yang seenaknya membuang sampah ke pinggir-pingir jalan kereta api dan itu sebenarnya sangat membahayakan," sambungnya.

Keluhan Warga soal ROW di Menteng Tak Terawat

PT KAI Daop 1 Jakarta tidak memberikan izin lahan tidur di Menteng, Jakarta Pusat, dipergunakan warga untuk main bola. Warga menerima keputusan KAI, namun meminta lahan itu segera dibersihkan karena sudah tidak terawat.

Ketua Karang Taruna RW 08 di lokasi itu, Andika Prasetia (27), menjelaskan kondisi lahan tersebut awalnya memang sudah kumuh. Warga yang resah kemudian mengajukan ke KAI agar lahan itu bisa dimanfaatkan, salah satunya untuk bermain bola.

"Karena sering ada binatang keluar-keluar dari lahan kumuhnya itu loh, kayak ada ular-ular kecil suka lewat di jalanan gitu, itu keluar dari tempat itu gitu kan," kata Andika di Jalan Menteng Jaya, Jakarta Pusat, Minggu (2/8).

Adapun tak jauh dari lahan KAI ini, dipergunakan untuk pelaksanaan kegiatan lomba main bola masyarakat (Liga Aspal). Namun, lokasi Liga Aspal dan lahan KAI yang mau dimanfaatkan warga ini berbeda.

Andika menjelaskan bahwa lahan KAI itu awalnya diniatkan bukan hanya dirapihkan untuk tempat main bola, namun juga kegiatan warga lainnya. Pihaknya telah mengirimkan surat terkait permintaan pemanfaatan lahan tidur tersebut ke KAI.

"Dalam artian lapangan serbaguna, nggak cuma main bola gitu kan, nanti ibu-ibu bisa senam, bapak-bapak bisa berolahraga, dan anak-anak bisa main bola atau kegiatan lainnya gitu kan," sebutnya.

Karena kini sudah dilarang, Andika yang mewakili warga sekitar berharap KAI melakukan pembersihan dan perawatan lahan tidur tersebut. Kondisinya kini pun ditumbuhi rumput liar dan penuh dengan sampah.

"Di sebelahnya itu benar-benar kumuh yang rumput liarnya itu tinggi-tinggi banget gitu dan sudah hampir ke jalanan lah. Ya semoga juga KAI kalau memang tidak bisa dimanfaatkan oleh warga, ya dibersihkan lah," tuturnya.

Simak juga Video 'Polisi Ungkap Pemicu Bentrokan Maut di Menteng Jakpus':

Halaman 3 dari 2
(ygs/knv)


Berita Terkait