PM Thailand Kunjungan ke RI 3-4 Agustus, Sejumlah Ruas Jalan Jakarta Direkayasa

PM Thailand Kunjungan ke RI 3-4 Agustus, Sejumlah Ruas Jalan Jakarta Direkayasa

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Senin, 03 Agu 2026 05:31 WIB
Bhumjaithai Party leader and prime ministerial candidate Anutin Charnvirakul arrives at the parliament ahead of the vote for a new prime minister, following the Constitutional Courts removal of Prime Minister Paetongtarn Shinawatra from office for a
Foto: REUTERS/Patipat Janthong
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Kerajaan Thailand, Y.M. Anutin Charnvirakul dijadwalkan akan melakukan kunjungan kenegaraan di Indonesia. Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas sementara di sejumlah ruas jalan protokol Jakarta selama kunjungan.

Informasi tersebut disampaikan melalui akun Instagram resmi TMC Polda Metro, Senin (3/7/2026). Kunjungan kenegaraan PM Thailand dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada Senin hingga Selasa, 3-4 Agustus 2026.

"Dalam rangka kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Kerajaan Thailand, Y.M. Anutin Charnvirakul," tulisnya dalam postingan @tmcpoldametro.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

TMC Polda Metro menjelaskan, petugas akan melakukan pengawalan sekaligus pengaturan lalu lintas di sejumlah ruas jalan yang menjadi lintasan rombongan tamu negara. Pengaturan dilakukan demi kelancaran agenda kenegaraan sekaligus sebagai bentuk penghormatan kepada tamu negara.

Adapun ruas jalan yang berpotensi terdampak pengaturan lalu lintas meliputi:
* Jalan Halim Perdanakusuma
* Jalan MT Haryono
* Jalan Jenderal Sudirman
* Jalan MH Thamrin
* Jalan Medan Merdeka Barat
* Jalan Gatot Subroto
* Jalan Gerbang Pemuda
* Jalan Asia Afrika
* Jalan Sisingamangaraja
* Jalan Trunojoyo

TMC Polda Metro menegaskan rekayasa lalu lintas hanya akan diberlakukan saat iring-iringan kendaraan tamu kenegaraan melintas. Setelah rombongan melintas, arus lalu lintas akan kembali dinormalkan.

Masyarakat yang hendak melintasi ruas-ruas jalan tersebut diimbau mengantisipasi waktu perjalanan atau memilih jalur alternatif guna menghindari kepadatan selama pelaksanaan pengawalan.

(azh/azh)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini