"Untuk tanggal 5, kita akan menyiapkan bagaimana TNI solid dan handal, profesional, yang mencintai bangsa dan negaranya," kata Djoko usai penutupan Apel Dansat, Danrem dan Dandim se-Indonesia di Mabes TNI AD, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (30/11/2007).
Menurut Djoko, tantangan dan tugas yang dihadapi TNI pada masa mendatang semakin berat. Guna membangun TNI sebagai angkatan perang yang disegani, tidak hanya terletak pada alutsistanya, tapi bagaimana manusianya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh sebab itu, lanjut Djoko, untuk membangun kepemimpinan handal dan profesional, harus didukung oleh rakyat dan pemerintah. "Kalau TNI kita kuat tanpa dukungan rakyat, percuma saja," tukasnya.
Selain itu perlu ada doktrin, jati diri, kultur, histori dan alutsista. "Jadi, kita tidak perlu berkecil hati kalau negara belum sepenuhnya mampu mendukung TNI secara alutsista," pungkas Djoko. (zal/sss)











































