Hal itu diungkapkan Panglima TNI Marsekal TNI Djoko Suyanto usai diterima Presiden SBY di Kantor Presiden, Jl Medan Merdeka Utara, Jakarta, Jumat (30/11/2007).
"Beliau minta KSAD 'belajar' saat fit and proper test Pak Tarto (Jenderal TNI Endriartono Sutarto) dan saya dulu. Itu saja kisaran pertanyaannya, soal misi dan profesionalitas. Presiden tidak terlalu dikte, dan KSAD mengertilah apa yang harus disiapkan," ujarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nggak boleh kendor atau berbuat yang tidak-tidak. Kerjakan sesuai tanggung jawab sekarang," ujar Suyanto yang akan pensiuan Januari 2008 itu.
Hingga kini panglima mengaku tidak tahu pasti alasan SBY mengajukan KSAD satu-satunya calon penggatinya. Tapi dari sisi usia, dibanding KSAU dan KSAL, memang hanya KSAD yang memenuhi syarat menjadi Panglima TNI berikutnya.
"KSAU akan pensiun Februari dan KSAL pensiun Juni. Nggak mungkin kan jadi panglima cuma 4-5 bulan? Itu salah satu pertimbangan dari sekian banyak lainnya," jelas Suyanto yang begitu pensiun akan bergabung dalam enjoy life party alias partai menikmati hidup. (lh/sss)










































