"Ya asal jangan ganggu proses pilkada saja. Tapi ya susah juga kalau tidak dipublikasikan. Namanya kan quick count. Kalau nggak saat itu, ya bukan quick count," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat (30/11/2007).
Kalla menjelaskan, dengan publikasi hasil quick count diharapkan tidak membuat pihak-pihak yang terkait terpengaruh. Contohnya saja menjadi malu karena kalah.
"Kalau quick count mereka diumumkan, ya jangan ngotot. Karena itu kan cuma quick count. Mentang-mentang udah ada yang ngomong kalau menang, terus malu kalau kalah," ujarnya.
(mly/sss)











































