Rumah yang terletak di Jalan Dwi Warna menjadi awal petaka yang mengakibatkan 6 orang yang masih satu keluarga meninggal dunia. Dari TKP, Puslabfor tampak mengambil beberapa barang bukti berupa serpihan kaca bekas botol bensin dan baju-baju basah.
Serpihan kaca dimasukkan dalam satu ember bekas cat, sedangkan baju-baju basah dan kantong plastik.
Hingga pukul 15.30 WIB, Jumat (30/11/2007), olah TKP masih terus berlangsung.
Dalam olah TKP tersebut juga dihadirkan salah satu keluarga korban yang juga sebagai aktor penyebab terjadinya kebakaran, Rohim. Rohim diminta memberi tahu tempat di mana dia menuangkan bensin. Saat olah TKP berlangsung, Rohim yang hanya mengenakan celana pendek dan sandal jepit itu masih terlihat syok. Pandangan matanya kosong, dan tidak banyak bicara.
Kebakaran ini menghanguskan 32 rumah yang dihuni oleh 219 jiwa yang tersebar di RT 3,4,5,6 RW 9 Kelurahan Karang Anyar, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Saat ini kasus ditangani oleh Polsek Sawah Besar. (anw/sss)











































